MADIUN – Kualitas pendidikan tidak cukup diukur dari prestasi akademik di dalam kelas. Kemampuan beradaptasi, keterbukaan terhadap pengalaman baru, serta keberanian belajar dari keunggulan sekolah lain juga menjadi bagian penting dalam membentuk generasi unggul. Di sisi lain, siswa perlu dibekali kejujuran, karakter yang kuat, dan kreativitas. Hal tersebut disampaikan Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun saat menjadi narasumber Sosialisasi Pendidikan Antikorupsi sekaligus menerima Kunjungan Belajar SMP Tara Salvia di SMP Negeri 1 Madiun, Senin (2/11).
Plt wali kota menegaskan, pendidikan antikorupsi perlu ditanamkan sejak dini melalui kebiasaan sederhana yang dekat dengan kehidupan siswa. Salah satunya adalah membiasakan diri bersikap jujur dan tidak melakukan kecurangan, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
"Saya hanya menanamkan bahwa mulai hari ini kita harus berani terbuka, jujur, terus anak sekolah ini belajar tidak curang. Sekolah ini kan lebih ke curang saja. Ini yang harus ditanamkan supaya ini bisa hilang dengan cara mereka harus mempraktikkan diri melakukan hal-hal yang baik dan tidak berbuat curang," ujarnya.
Selain penguatan karakter, pengalaman belajar di luar lingkungan sekolah juga dinilai penting untuk memperluas wawasan siswa dan meningkatkan kualitas pendidikan. Karena itu, Plt wali kota mendorong agar kunjungan belajar SMP Tara Salvia menjadi awal kolaborasi dua arah. Sekolah-sekolah di Kota Madiun diharapkan juga berkesempatan melakukan kunjungan serupa untuk melihat langsung fasilitas dan metode pembelajaran di sekolah lain yang dapat menjadi bahan pengembangan pendidikan di daerah.
"Kita juga harus melihat dunia di luar SMP Madiun ini. Maka tadi saya minta baik SMP 1 dan SMP lain nanti bisa ganti studi ke Tara Salvia. Supaya kita tahu bagaimana infrastruktur yang ada di sana, bagaimana metode pembelajaran, sehingga kita tahu mana yang bisa kita adopsi untuk Kota Madiun," jelasnya.
Tidak hanya melalui kegiatan belajar dan kolaborasi, pengembangan potensi siswa juga menjadi perhatian Plt wali kota. Saat meninjau SMPN 1 Madiun, ia melihat berbagai hasil karya siswa, termasuk kreativitas di bidang seni dan budaya. Ia mendorong agar karya dan kemampuan tersebut tidak hanya ditampilkan di lingkungan sekolah, tetapi juga mendapat ruang untuk dikenal masyarakat luas.
Penguatan potensi dan karakter siswa juga tercermin melalui kegiatan kepramukaan. Pada kesempatan tersebut, Plt wali kota memberikan doa restu serta pesan kepada kontingen Pramuka SMPN 1 Madiun yang akan mengikuti Lomba Tingkat IV Pramuka Provinsi Jawa Timur pada 10–14 November 2026 di Bumi Perkemahan Sumberboto, Kabupaten Jombang.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, Pemkot Madiun berharap sekolah mampu menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga menjunjung tinggi kejujuran, berkarakter, dan kreatif. Pembiasaan nilai-nilai positif, pengembangan potensi, serta kolaborasi antarsekolah diharapkan menjadi bekal siswa untuk berkontribusi bagi masyarakat sekaligus membawa nama baik Kota Madiun.
(rams/rat/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun