Tinjau Spectra Night, Plt Wali Kota: Ini Adalah Tempat Ajang Show Kreativitas

Tinjau Spectra Night, Plt Wali Kota: Ini Adalah Tempat Ajang Show Kreativitas
  • Kategori Berita
  • Oleh Diskominfo
  • 20 Sep 2026
  • 26 kali dilihat

Tinjau Spectra Night, Plt Wali Kota: Ini Adalah Tempat Ajang Show Kreativitas

MADIUN – Gelaran Spectra Night kembali mengemuka, Sabtu (19/9) malam. Gelaran kali ini tak kalah seru dengan hadirnya berbagai komunitas dan pertunjukkan. Mulai pertunjukkan tari, musik, dan juga komunitas mobil. Tak heran, hadirnya Spectra Night berhasil menarik ribuan pengunjung. 


‘’Ini adalah tempat ajang kreativitas untuk show bagaimana menarik orang, menarik wisatawan untuk datang,’’ kata Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun usai meninjau Spectra Night. 


Plt wali kota menyilahkan komunitas apa saja untuk turut ambil bagian ke depan. Caranya, dengan mendaftar di Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga. Semakin banyak komunitas tentu akan semakin menarik. Pun, ke depan bakal dipetakan dalam zona-zona sesuai dengan bidang kreativitasnya. Harapannya, agar kreativitas para komunitas bisa lebih tereksplore. 


‘’Bagaimana wisatawan bisa melihat kreativitas yang disuguhkan teman-teman komunitas. Nanti akan kita tata lagi biar semakin tereksplore dan jadi daya tarik,’’ harapnya.


Pt wali kota menyebut ke depan nama Spectra Night bakal diubah. Hal itu perlu agar sesuai dengan peruntukkannya. Itu seperti gelaran Car Free Day (CFD) yang juga berganti nama menjadi Madiun Urban Sunday Experience (MUSE). Namun, untuk namanya masih belum ditentukan. Ke depan, hadirnya Spectra Night diharapkan bisa semakin menarik wisatawan datang.


‘’Besok namanya tidak Spectra Night, ada namanya sendiri,’’ ujarnya. 


Gelaran Spectra Night juga tidak di malam minggu terakhir. Tetapi di malam minggu ketiga. Itu juga sesuai dengan permintaan dari para pengusaha di Jalan Pahlawan. Hadirnya spectra night memang terus dilakukan evaluasi. Termasuk untuk rekayasa lalu lintas. Plt wali kota menyebut dalam gelaran Spectra Night kemarin dilakukan trial untuk menggunakan hanya separuh jalan. Namun, hal itu dinilai kurang efektif dan akhirnya dilakukan penutupan penuh seperti biasa. 


‘’Kali ini kita trial setengah jalan, tapi ternyata harus full. Kita langsung gerak cepat, kita tutup biar tidak ada penumpukan,’’ jelasnya. (dspp/agi/diskominfo)

Awak Sigap