Perkuat Perlindungan Masyarakat, Plt Wali Kota Madiun Dorong Satlinmas Sigap Hadapi Kondisi Darurat

Perkuat Perlindungan Masyarakat, Plt Wali Kota Madiun Dorong Satlinmas Sigap Hadapi Kondisi Darurat
  • Kategori Berita
  • Oleh Diskominfo
  • 11 Aug 2026
  • 41 kali dilihat

Perkuat Perlindungan Masyarakat, Plt Wali Kota Madiun Dorong Satlinmas Sigap Hadapi Kondisi Darurat

MADIUN – Upaya memperkuat perlindungan kepada masyarakat terus dilakukan Pemkot Madiun. Salah satunya dengan meningkatkan kesiapsiagaan anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) agar mampu memberikan respons awal saat terjadi kondisi darurat, mulai dari kebakaran hingga potensi bahaya lainnya. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Tanggap Darurat Pencegahan, Penanggulangan Kebakaran, dan Penyelamatan bagi Satlinmas se-Kota Madiun di Halaman GOR Wilis, Selasa (11/8).


Hadir dan memimpin apel, Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan, pelatihan tersebut merupakan tindak lanjut dari upaya pemerintah kota meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat melalui Satlinmas. Jika sebelumnya pelatihan lebih banyak dilakukan secara internal, kini Satlinmas akan lebih banyak dilibatkan dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kedaruratan. Kegiatan tersebut diikuti anggota Satlinmas se-Kota Madiun dan diisi dengan pembekalan serta praktik tanggap darurat pencegahan, penanggulangan kebakaran, dan penyelamatan.


“Beberapa kali kita melatih secara internal. Hari ini saya menginstruksikan ke Satpol Damkar untuk melatih masyarakat, dalam hal ini Satlinmas. Makanya hari ini Satlinmas akan banyak diaktifkan, akan banyak diajak di kegiatan terutama terkait kedaruratan,” ujarnya.


Menurut Plt wali kota, kemampuan dasar menghadapi kondisi darurat penting dimiliki Satlinmas. Terutama dalam memberikan respons awal sebelum petugas dari Satpol PP dan Damkar tiba di lokasi. Setidaknya ada tiga hal yang perlu dilakukan, yakni segera melaporkan kejadian, menjaga situasi agar tidak menimbulkan kepanikan, serta memahami cara melakukan penanganan awal sesuai kondisi di lapangan.


“Yang pertama harus melaporkan. Yang kedua harus bagaimana membuat suasana tempat kejadian itu tidak panik. Yang ketiga jenengan harus belajar cara memadamkan api,” tegasnya.


Selain kebakaran, Plt wali kota juga meminta Satlinmas memahami potensi bahaya lain di lingkungan masyarakat, termasuk keberadaan hewan seperti ular dan tawon. Kemampuan tersebut dinilai penting agar respons awal di lapangan dapat dilakukan secara tepat dan aman.


Untuk memperkuat kemampuan Satlinmas tersebut, Plt wali kota meminta pelatihan tidak berhenti di tingkat kota. Pembekalan akan kembali dilakukan di tingkat kecamatan sehingga materi yang diterima dapat terus dipraktikkan dan semakin dikuasai.


“Nanti pelatihan teman-teman Satlinmas ini tidak hanya sekali. Tadi saya sudah minta nanti akan diulang di kecamatan-kecamatan untuk me-remind lagi bagaimana cara penggunaan alat, bagaimana apabila terjadi kondisi tertentu Satlinmas ini bergerak,” katanya.


Bagus menegaskan, kesiapsiagaan menjadi hal penting karena musibah tidak dapat diprediksi. Karena itu, pengetahuan yang diperoleh Satlinmas harus benar-benar diterapkan ketika dibutuhkan masyarakat.


“Kita semuanya tidak ingin hal itu terjadi, tetapi yang namanya musibah tidak bisa dijadwalkan. Saya berharap materi hari ini bisa memberikan banyak pengetahuan yang nantinya bisa langsung diterapkan di masyarakat,” tambahnya.


Dalam kegiatan turut dilakukan penyerahan penghargaan kepada Satpol PP dan Damkar Kota Madiun atas dedikasinya dalam konservasi serta menjaga keseimbangan ekosistem dengan melakukan penyelamatan terhadap satwa liar yang diserahkan langsung oleh Plt wali kota bersama Jaga Satwa Indonesia.

(Dspp/rat/diskominfo)

Awak Sigap