Bumi Semendung Jalani Penilaian Lapangan ProKlim Lestari

  • Kategori Berita
  • By Diskominfo
  • 09 Aug 2026

Bumi Semendung Jalani Penilaian Lapangan ProKlim Lestari

MADIUN – Bumi Semendung RW 6 Kelurahan Klegen, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, menjalani verifikasi lapangan Program Kampung Iklim (ProKlim) Lestari, Minggu (9/8). Penilaian tersebut dilakukan oleh tim verifikator dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) sebagai bagian dari tahapan penilaian untuk meraih predikat ProKlim Lestari, tingkatan tertinggi dalam Program Kampung Iklim.


Verifikasi lapangan dilaksanakan secara langsung pada 9–10 Agustus 2026. Tim verifikator melihat berbagai aksi yang telah dilakukan masyarakat dalam menghadapi kerentanan dan dampak perubahan iklim, sekaligus menilai keberlanjutan kegiatan yang memberikan manfaat bagi lingkungan, sosial, dan ekonomi masyarakat.


Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Madiun Feti Indriani mengatakan, penilaian ProKlim Lestari tidak hanya melihat keberadaan kegiatan, tetapi juga implementasi nyata yang dilakukan masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim.


 “Dalam proses verifikasi, tim akan melihat secara langsung berbagai upaya masyarakat dalam melakukan aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim,” ujarnya.


Indikator penilaian meliputi aspek adaptasi, mitigasi, dan kelembagaan. Pada aspek adaptasi, sejumlah kegiatan yang menjadi perhatian antara lain pengendalian kekeringan, banjir dan tanah longsor, pengendalian penyakit terkait iklim, serta peningkatan ketahanan pangan.


Sementara pada aspek mitigasi, penilaian mencakup pengelolaan sampah dan limbah padat maupun cair, penggunaan energi baru terbarukan, peningkatan atau pemeliharaan tutupan vegetasi, hingga penerapan pertanian rendah emisi.


Untuk ProKlim Lestari, penilaian juga ditekankan pada kemampuan masyarakat dalam menangani berbagai kerentanan serta dampak yang ditimbulkan, baik dari sisi ekonomi, sosial maupun lingkungan.


Di RW 6 Kelurahan Klegen, sejumlah kerentanan yang menjadi perhatian meliputi pemanfaatan lahan terbengkalai, persoalan sampah, stunting, serta genangan air. Berbagai persoalan tersebut kemudian ditangani melalui kegiatan adaptasi dan mitigasi yang melibatkan masyarakat.


Salah satu bentuk nyata kegiatan tersebut terlihat di Bumi Semendung. Pemanfaatan lingkungan dan lahan dilakukan secara produktif sekaligus diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan, pengelolaan lingkungan, serta aktivitas masyarakat yang memberikan manfaat sosial dan ekonomi.


“Yang menjadi perhatian dalam ProKlim Lestari adalah bagaimana kerentanan yang ada dapat ditangani melalui kegiatan adaptasi dan mitigasi sehingga memberikan dampak nyata bagi masyarakat, ekonomi, dan lingkungan,” kata Feti.


Melalui verifikasi lapangan ini, berbagai praktik yang telah dijalankan masyarakat RW 6 Kelurahan Klegen akan dinilai secara langsung oleh tim verifikator. Hasil penilaian tersebut menjadi bagian dari proses untuk menentukan capaian ProKlim Lestari yang telah dilakukan secara berkelanjutan.

(Dspp/kus/diskominfo)