MADIUN – Rumah Tahanan Militer (RTM) di Jalan Ahmad Yani Kota Madiun bakal dioptimalkan. Pembersihan pun dilakukan. Tim Pemerintah Kota Madiun bersama anggota TNI bekerja bakti membersihkan RTM tersebut, Senin (29/6). Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun pun turut turun bekerja bakti membersihkan bangunan lawas tersebut.
‘’RTM ini merupakan bangunan bersejarah. Sudah kami komunikasikan dengan Dandim, Danrem, dan juga Pangdam. RTM ini kurang bersih, hari ini sama-sama kita bersihkan. Kenapa? Karena potensi mendatangkan wisatawan,’’ kata Plt wali kota.
Ya, keberadaan RTM memang akan dimanfaatkan untuk wisata. Plt wali kota memiliki konsep wisata heritage. Nantinya, akan ada satu paket kunjungan wisata bangunan bersejarah. Seperti Balai Kota, Bakorwil, Gereja St Cornelius, bangunan sekolah Santo Bernadus, dan RTM. Paket wisata bakal semakin menarik, karena akan diunculkan cerita sejarahnya.
‘’Kemarin dari teman-teman penggiat sejarah Kota Madiun sudah ada acara sejarah di sini. Melalui mereka cerita sejarah yang ada pastinya bisa dikemas menarik,’’ ungkapnya.
Kerja bakti kali ini melibatkan sekitar 150 personil. Pembersihan merupakan langkah awal. Plt wali kota mengaku akan ada pembenahan untuk mengembalikan RTM seperti pada aslinya. Namun, tentu butuh perencanaan. Termasuk menggali data terkait bagaimana RTM tersebut.
‘’Nanti kita lihat dulu, termasuk cek foto aslinya seperti apa. Kemudian dari sisi fungsi seperti apa. Prinsipnya ke depan bisa menjadi wisata sejarah mungkin juga fotografi,’’ harapnya.
Sementara itu Komandan Korem 081 Dhirotsaha Jaya (DSJ) Madiun Kolonel Arm Untoro Hariyanto pun mendukung penuh rencana pemanfaatan RTM tersebut. Hal itu tentu akan lebih bermanfaat kepada masyarakat juga untuk Pemerintah Kota Madiun.
‘’Prinsipnya kami mendukung, ini bisa meningkatkan kunjungan wisata dan perkembangan Kota Madiun,’’ ujarnya.
Apalagi, bakal dikemas melalui cerita-cerita menarik. Hal itu tentu perlu agar keberadaan RTM beserta fungsi dan sejarahnya bisa diketahui masyarakat luas. Pihaknya juga penasaran dengan keberadaan RTM beserta keunikan di dalamnya. Pasalnya, terdapat informasi adanya terowongan yang terhubung dengan Gereja St Cornelius dan lainnya. Keberadaan informasi tersebut tentu menarik untuk diungkapkan kepada masyarakat.
‘’Biar kelihatan isinya apa, katanya juga ada terowongan yang menuju gereja, tapi kita belum tahu, ini pastinya menarik. Untuk tata kelola kita ikut konsepnya bapak Plt wali kota,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun