MADIUN – Upaya menghidupkan wisata berbasis sejarah dan budaya di Kota Madiun kembali diperkuat melalui peluncuran Walk Heritage and City Tour Pangongangan di Kelurahan Pangongangan, Sabtu (21/6). Program ini resmi diperkenalkan dalam tahap soft opening sebagai inovasi wisata edukasi berbasis sejarah kota.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kelurahan Pangongangan, komunitas penggiat sejarah, dan Universitas PGRI Madiun (UNIPMA). Konsep wisata berjalan kaki ini mengajak pengunjung menyusuri kawasan kota lama yang menyimpan jejak perkembangan sejarah Kota Madiun.
Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menyebut program ini sebagai langkah strategis dalam menghidupkan kembali potensi heritage yang telah lama ada di kawasan tersebut.
“Walk Heritage ini menjadi upaya menghidupkan kembali kawasan Pangongangan melalui potensi bangunan-bangunan bersejarah yang masih terjaga,” ujarnya.
Plt wali kota menambahkan, wisata ini diharapkan tidak hanya menarik minat wisatawan luar daerah, tetapi juga memperkuat pemahaman masyarakat lokal terhadap sejarah kotanya sendiri.
“Kami berharap wisata ini tidak hanya dikenal wisatawan luar, tetapi juga dipahami dan dibanggakan oleh masyarakat Kota Madiun sendiri,” tambahnya.
Dalam pengembangannya, terdapat 11 titik destinasi heritage yang menjadi rute wisata, mulai dari bangunan bersejarah hingga kawasan yang memiliki nilai penting dalam perjalanan Kota Madiun. Melalui konsep ini, pengunjung tidak hanya diajak berwisata, tetapi juga mendapatkan edukasi sejarah, arsitektur, hingga kisah di balik tiap bangunan.
Walk Heritage and City Tour Pangongangan dapat menjadi diharapkan jadi daya tarik baru pariwisata sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar, terutama sektor UMKM, kuliner, dan jasa wisata.
“Pengembangan wisata heritage ini diharapkan dapat terus berkelanjutan dengan melibatkan partisipasi masyarakat, sehingga destinasi yang ada semakin lengkap dan berkembang,” puskasnya. (dspp/im/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun