Terima Audiensi PNM, Plt Wali Kota Dorong Sinergi Pengembangan UMKM

  • Kategori Berita
  • By Diskominfo
  • 08 Jun 2026

Terima Audiensi PNM, Plt Wali Kota Dorong Sinergi Pengembangan UMKM

MADIUN – Pemerintah Kota Madiun terus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satunya melalui audiensi bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Madiun yang diterima langsung Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun di Balai Kota, Senin (8/6).


Dalam pertemuan tersebut, PNM menyampaikan sejumlah program yang selama ini dijalankan, mulai dari pembiayaan bagi pelaku usaha ultra mikro hingga pendampingan dan pelatihan bagi nasabah. PNM juga berencana menggelar kegiatan Pembinaan Kapasitas Usaha (PKU) yang akan melibatkan 500 nasabah di Kota Madiun.


Saat ini, PNM tercatat memiliki sekitar 6.600 nasabah ultra mikro di Kota Madiun yang sebagian besar tergabung dalam program Mekaar.


Menanggapi hal tersebut, Plt wali kota menyambut baik upaya PNM dalam mendukung pengembangan usaha masyarakat. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar program pemberdayaan yang dijalankan pemerintah maupun lembaga mitra dapat memberikan dampak yang lebih besar.


“Prinsipnya kami sangat terbuka untuk berkolaborasi. Program yang dimiliki PNM bisa disinergikan dengan program pembinaan UMKM yang sudah berjalan di Kota Madiun,” ujarnya.


Plt wali kota menjelaskan, saat ini Pemkot Madiun tengah fokus meningkatkan kualitas UMKM. Tidak hanya melalui pelatihan, tetapi juga pendampingan, kurasi produk, hingga penyediaan ruang promosi dan pemasaran.


Menurutnya, jumlah UMKM di Kota Madiun sudah cukup banyak. Karena itu, pembinaan ke depan lebih diarahkan pada peningkatan daya saing agar pelaku usaha mampu berkembang dan naik kelas.


"Hari ini kami tidak lagi fokus pada kuantitas UMKM, tetapi kualitasnya. Karena itu kami sedang menata sistem pelatihan, pendampingan, hingga ruang usaha agar pelaku UMKM benar-benar bisa naik kelas dan berkembang," katanya.


Selain itu, Plt wali kota juga menyebut Pemkot tengah menyiapkan sistem pembinaan yang lebih terstruktur melalui kelas-kelas pelatihan dan pendampingan berkelanjutan. Karena itu, ia berharap program pemberdayaan yang dimiliki PNM dapat dipadukan dengan program pemerintah daerah.


Melalui sinergi tersebut, Pemkot Madiun berharap program-program yang dimiliki PNM dapat berjalan selaras dengan program pemberdayaan daerah, sehingga mampu memperkuat pengembangan UMKM sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Madiun.

(Dspp/rat/diskominfo)