MADIUN – Pemerintah Kota Madiun terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam upaya meningkatkan kualitas kawasan permukiman. Hal tersebut dibahas dalam sinkronisasi program penataan kawasan bersama Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPRKPCK) Provinsi Jawa Timur di Ruang 13 Balai Kota Madiun, Senin (8/6).
Pertemuan tersebut dihadiri Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun, jajaran perangkat daerah terkait, camat, serta perwakilan DPRKPCK Provinsi Jawa Timur. Sinkronisasi dilakukan untuk memastikan program pembangunan yang akan dilaksanakan pemerintah provinsi selaras dengan rencana pengembangan kawasan yang telah disiapkan Pemerintah Kota Madiun.
Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan, saat ini proses perencanaan program dari pemerintah provinsi telah selesai dan tengah memasuki tahapan sanggah sebelum pelaksanaan pekerjaan dimulai. Karena itu, diperlukan koordinasi sejak awal agar pembangunan yang dilakukan dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
“Kami menyinkronkan rencana pembangunan dari provinsi dengan program yang sudah disiapkan pemerintah daerah. Harapannya, seluruh pembangunan yang dilakukan dapat saling terhubung dan mendukung pengembangan kawasan secara menyeluruh,” ujarnya.
Melalui program tersebut, pemerintah provinsi akan melakukan penataan kawasan permukiman melalui pembangunan dan peningkatan infrastruktur dasar. Sejumlah pekerjaan yang akan dilaksanakan meliputi pembangunan jalan lingkungan, drainase, ruang terbuka hijau (RTH), tempat pengolahan sampah reduce, reuse, recycle (TPS 3R), serta beautifikasi kawasan.
Menurut Plt, pembangunan fisik harus diikuti dengan kesiapan pengelolaan pascapembangunan. Karena itu, seluruh organisasi perangkat daerah terkait dilibatkan sejak tahap perencanaan agar setiap fasilitas yang dibangun dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
“Semua harus dipersiapkan dari sekarang. Mulai dari pengelolaan ruang terbuka hijau, pengelolaan sampah, hingga pemanfaatan kawasan agar memberikan manfaat bagi masyarakat. Jadi bukan hanya membangun, tetapi juga memastikan hasil pembangunan dapat terus dirasakan warga,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perumahan DPRKPCK Provinsi Jawa Timur Firta Riyanti Dewi Kurnia Sari menjelaskan bahwa program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan permukiman sekaligus mengurangi kawasan kumuh melalui perbaikan infrastruktur dasar dan penataan lingkungan.
“Yang akan kami tangani meliputi jalan lingkungan, drainase, ruang terbuka hijau, TPS 3R, serta beautifikasi kawasan. Harapannya lingkungan menjadi lebih tertata, nyaman, dan mendukung aktivitas masyarakat,” jelasnya.
Firta menambahkan, penataan kawasan tidak hanya berdampak pada aspek lingkungan, tetapi juga berpotensi meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan lingkungan yang lebih baik dan infrastruktur yang memadai, masyarakat dapat menikmati kawasan yang lebih sehat, aman, dan produktif.
Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota Madiun dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut, diharapkan pembangunan kawasan permukiman dapat berjalan lebih terintegrasi, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
(Rams/kus/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun