Terima Audiensi BKKBN Jatim, Sekda Kota Madiun Perkuat Sinergi Penanganan Stunting Melalui Program MBG 3B

  • Kategori Berita
  • By Diskominfo
  • 12 May 2026

Terima Audiensi BKKBN Jatim, Sekda Kota Madiun Perkuat Sinergi Penanganan Stunting Melalui Program MBG 3B

MADIUN – Pemerintah Kota Madiun terus memperkuat upaya peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak sebagai percepatan penurunan stunting. Salah satunya melalui penguatan kolaborasi bersama Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.


Komitmen tersebut dibahas dalam audiensi yang diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Madiun, Ir. Soeko Dwi Handiarto, di Balai Kota, Selasa (12/5). Pertemuan itu menjadi bagian dari koordinasi dan penguatan sinergi dalam mendukung program penanganan stunting di Kota Madiun.


Dalam pertemuan tersebut dibahas sejumlah strategi penanganan stunting, mulai dari validasi data keluarga berisiko stunting, distribusi MBG, hingga penguatan pendampingan keluarga di lapangan. Sekda menegaskan bahwa penanganan stunting membutuhkan keterlibatan seluruh pihak agar program yang dijalankan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.


“Penanganan stunting membutuhkan sinergi bersama. Tidak hanya pemerintah, tetapi juga keterlibatan kader, penyuluh KB, hingga masyarakat agar intervensi yang dilakukan benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.


Selain penguatan pelaksanaan program MBG, audiensi juga menyoroti pentingnya sinkronisasi dan validasi data sebagai dasar pelaksanaan intervensi. Menurutnya, data yang akurat menjadi kunci keberhasilan program penanganan stunting.


“Data harus benar-benar valid karena menjadi dasar intervensi. Jangan sampai bantuan tidak tepat sasaran. Karena itu diperlukan koordinasi dan kehati-hatian dalam pendataan,” tambahnya.


Sebelum audiensi berlangsung, rombongan Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur bersama Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Kota Madiun melakukan monitoring ke dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yakni SPPG Tirta Raya dan SPPG Timbangan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan perkenalan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Shodiqin, yang baru dilantik pada Mei 2026.


Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Kota Madiun, dr. Denik Wuryani, mengatakan monitoring dilakukan untuk memastikan distribusi MBG bagi sasaran 3B berjalan sesuai ketentuan.


“Progres pelaksanaan MBG untuk sasaran 3B saat ini masih sekitar 14 persen, tetapi terus berkembang. Harapannya seluruh SPPG di Kota Madiun nantinya bisa memberikan layanan MBG bagi sasaran 3B secara menyeluruh,” jelasnya.


Dalam pelaksanaannya, Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan penyuluh KB turut dilibatkan dalam pendistribusian makanan bergizi sekaligus memberikan edukasi kepada keluarga penerima manfaat. Melalui sinergi tersebut, program MBG diharapkan mampu mendukung percepatan penurunan stunting serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Kota Madiun. (bip/im/diskominfo)