Pemkot Perkuat Sinergi dengan DMI, K.H Mas’ud Yahya Kembali Pimpin DMI Kota Madiun

  • Kategori Berita
  • By Diskominfo
  • 18 Apr 2026

Pemkot Perkuat Sinergi dengan DMI, K.H Mas’ud Yahya Kembali Pimpin DMI Kota Madiun

MADIUN – Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun menegaskan penguatan sinergi antara pemerintah dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) sebagai mitra strategis pembangunan, saat menghadiri pelantikan Pengurus Pimpinan Daerah DMI Kota Madiun dan kabupaten periode 2025–2030 di Sun Hotel, Sabtu (18/4). Dalam pelantikan itu, K.H. Mas’ud Yahya kembali dipercaya sebagai Ketua DMI Kota Madiun.


Pelantikan yang dilanjutkan dengan Bimtek Apresiasi Imam Masjid 2026 Yayasan Demasindo Jawa Timur tersebut juga dihadiri jajaran DMI Provinsi Jawa Timur. 


Ketua PW DMI Jawa Timur Dr.K.H.M. Sudjak mengingatkan fungsi utama DMI adalah pembinaan dan optimalisasi fungsi masjid, termasuk penguatan tata kelola dan administrasi. Ia meminta seluruh pengurus yang baru dilantik segera bergerak.


“Ayo bergerak. Optimalkan fungsi masjid di wilayah masing-masing,” tegasnya.


Sementara itu, Plt wali kota memanfaatkan momentum tersebut untuk menegaskan arah kolaborasi konkret antara DMI dan Pemkot Madiun, terutama dalam mendukung program penanggulangan kemiskinan, pengangguran, dan stunting.


“DMI ini mitra pemerintah. Kami ingin program DMI disinkronkan dengan rencana kerja pemerintah kota, supaya kolaborasinya lebih intens dan dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.


Plt wali kota menekankan, pembangunan Kota Madiun saat ini bertumpu pada dua fokus besar, yakni transformasi dan pembangunan bersama masyarakat dengan pendekatan bottom up. Seluruh program, kata dia, harus berjalan sesuai rencana pembangunan daerah, namun tetap membuka ruang partisipasi masyarakat, termasuk melalui peran masjid.


Menurutnya, DMI dapat berperan lebih luas, tidak hanya dalam pembinaan fungsi masjid, tetapi juga ikut membantu pemetaan persoalan sosial di lingkungan sekitar masjid, termasuk warga miskin yang belum terjangkau bantuan.


Selain isu sosial, Plt Wali Kota juga menyinggung penguatan wisata religi dan ekosistem halal yang dinilai dapat dikolaborasikan bersama DMI sebagai bagian penguatan sumber daya manusia dan ekonomi umat.


Kembalinya K.H. Mas’ud Yahya memimpin DMI Kota Madiun diharapkan menjadi modal penting untuk memperkuat kesinambungan program dan sinergi dengan pemerintah daerah.


“Selamat untuk Kiai Mas’ud yang kembali diberi amanah. Semoga kita bisa bersinergi dan berkolaborasi bersama,” pungkasnya.

(Rams/rat/diskominfo)