Gowes Bareng OPD, Plt Wali Kota Madiun Bidik Penataan Pasar hingga Wisata Ziarah

  • Kategori Berita
  • By Diskominfo
  • 17 Apr 2026

Gowes Bareng OPD, Plt Wali Kota Madiun Bidik Penataan Pasar hingga Wisata Ziarah

MADIUN – Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, kembali melakukan gowes bersama jajaran OPD, Jumat (17/4). Tak sekadar olahraga, agenda tersebut dimanfaatkan untuk meninjau sejumlah titik, mulai penataan pasar hingga wisata ziarah.


Perjalanan dimulai dari Balai Kota Madiun menuju Pasar Kotak Sriwijaya. Di lokasi ini, Plt wali kota menyoroti kondisi pasar barang bekas yang dinilai kurang layak dan berpotensi untuk ditata ulang.


“Tadi juga sempat ke pasar kotak, ada relokasi. Saya perhatikan kemarin ada usulan, saya suruh nengok itu untuk pasar kotak. Saya lihat ada pasar barang bekas di situ yang memang kurang layak, yang nanti kebetulan Pemkot ini ada baru bangun untuk pasar barang bekas,” ujarnya.


Pemkot, lanjutnya, telah menyiapkan bangunan baru untuk menampung para pedagang. Opsi relokasi pun masih dalam tahap komunikasi, bersamaan dengan rencana penataan dan revitalisasi kawasan pasar, termasuk pasar burung.


“Yang kemungkinan nanti akan dikomunikasikan, ditata ulang untuk nanti bisa bergeser di tempat yang baru begitu. Sekaligus untuk jaga kebersihan. Relokasi itu opsi. Yang kedua, pasti akan kami revitalisasi pasar kotak. Termasuk nanti pasar burung,” jelasnya.


Plt wali kota menegaskan, penataan dilakukan untuk menciptakan lingkungan pasar yang lebih bersih dan tertata. Namun, prosesnya tetap akan melalui komunikasi dengan para pedagang.


Dari Pasar Kotak, rombongan melanjutkan perjalanan ke kawasan Pilangbango untuk meninjau makam Pilangbango dimana di sana dimakamkan pendiri Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Ki Hardjo Oetomo. Lokasi tersebut dinilai memiliki potensi sebagai destinasi wisata ziarah.


“Potensi di Pilangbango itu dari hasil kajian teman-teman kelurahan dan pariwisata, makam ini sekarang jadi jujukan wisata untuk nyekar. Ini nanti akan kami coba gambarkan dan komunikasikan supaya tempatnya lebih representatif,” ungkapnya.


Selain penataan kawasan makam, Pemkot juga akan membenahi akses jalan menuju lokasi agar lebih mudah dijangkau.


Dalam rangkaian gowes tersebut, Plt wali kota juga mengunjungi empat perguruan pencak silat, yakni Perisai Diri, Persinas Asad, Tapak Suci, dan PSH Winongo Tunas Muda. Kunjungan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas Madiun sebagai Kota Pendekar dan juga kolaborasi.


“Kami komunikasi, saya dan teman-teman Pemkot punya ide bagaimana pencak silat yang saat ini Madiun disebut Kota Pendekar benar-benar kita seriusi karena ini aset terbesar Kota Madiun dan akan kita kemas dalam bentuk budaya,” tambahnya.


Melalui kegiatan gowes ini, diharapkan berbagai potensi kota dapat terpetakan dengan baik, persoalan di lapangan segera tertangani, serta kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat semakin kuat untuk mewujudkan Kota Madiun yang bersih dan tertata.

(Rams/rat/diskominfo)