MADIUN – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan sosial dalam program Sapa Bansos Amaliyah Ramadan 1447 Hijriah senilai Rp1,4 miliar untuk masyarakat di wilayah Madiun. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis pada Kamis (12/3) di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun.
Penyaluran bantuan dilakukan oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan selama bulan Ramadan.
“Bantuan tersebut untuk berbagai kelompok penerima manfaat. Harapannya bisa membantu meringankan beban masyarakat,” terang Gubernur Khofifah.
Penerima bansos tersebut di antaranya yakni, Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASDP), lansia penerima Program Keluarga Harapan (PKH) Plus, penerima program Kewirausahaan Inklusif dan Produktif (KIP) Putri Jawara, pendamping PKH Plus, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Taruna Siaga Bencana (Tagana), hingga pemerintah desa,”
Secara keseluruhan, lanjutnya, terdapat 10 jenis bantuan yang disalurkan, meliputi bantuan sosial bagi penyandang disabilitas, bantuan lansia PKH Plus, dukungan KIP Putri Jawara, bantuan penanganan kemiskinan ekstrem, zakat produktif, bantuan operasional pendamping PKH Plus, tali asih bagi TKSK dan Tagana, santunan jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan bagi ahli waris Tagana, bantuan pemberdayaan BUMDes melalui program Desa Berdaya dan Jatim Puspa, bantuan keuangan desa, hingga program pembinaan jalan kabupaten.
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada masyarakat di wilayahnya.
“Bagi para penerima manfaat, bantuan ini diharapkan dapat menjadi penguat daya tahan keluarga sekaligus penyambung harapan, terutama di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang kita hadapi bersama,” pungkasnya.
(rams/kus/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun