Buka Pelatihan di PPI, Plt Wali Kota Madiun Tekankan Penguatan SDM

  • Kategori Berita
  • By Diskominfo
  • 23 Feb 2026

Buka Pelatihan di PPI, Plt Wali Kota Madiun Tekankan Penguatan SDM

MADIUN - Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, mengapresiasi langkah Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun yang menggelar pelatihan keterampilan bagi masyarakat Kota Madiun. Ia berharap program tersebut dapat segera ditindaklanjuti dan terintegrasi dengan program Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat.


Hal itu disampaikan F Bagus saat membuka pelatihan di kampus PPI Madiun, Senin (23/2). Menurutnya, inisiatif pelatihan seperti ini sangat penting dalam mendukung penguatan sumber daya manusia (SDM) di Kota Madiun.


“Saya mengucapkan terima kasih kepada PPI yang sudah memfasilitasi pelatihan ini. Ini bentuk nyata kolaborasi dalam meningkatkan kualitas SDM masyarakat Kota Madiun,” ujarnya.


Sebanyak 110 peserta mengikuti pelatihan yang mencakup bidang operator ekskavator, kelistrikan, dan asesor. F Bagus menilai, program tersebut selaras dengan fokus Pemerintah Kota Madiun yang kini menitikberatkan pembangunan pada sektor SDM.


Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur di Kota Madiun dalam beberapa tahun terakhir telah berjalan dengan baik. Karena itu, saat ini pemerintah berupaya mengoptimalkan potensi masyarakat melalui peningkatan kompetensi dan keterampilan kerja.


“Kita tidak memiliki sumber daya alam yang melimpah. Maka yang bisa kita lakukan adalah membuka peluang seluas-luasnya bagi masyarakat dengan memperkuat SDM,” katanya.


F Bagus juga meminta agar setelah pelatihan selesai, para peserta dapat difasilitasi untuk mengikuti program magang. Dengan demikian, keterampilan yang diperoleh tidak berhenti pada teori, tetapi berlanjut pada pengalaman kerja langsung.


“Saya harap Disnaker bisa segera menindaklanjuti. Setelah pelatihan, langsung diarahkan ke magang. Ini penting agar manfaatnya benar-benar dirasakan peserta,” tegasnya.


Ia menambahkan, peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu indikator penting dalam upaya menekan angka pengangguran sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan seperti PPI, diharapkan lahir tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing.

(ws hendro/kus/diskominfo)