MADIUN – Program Berbagi Takjil Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun telah bergulir. Di hari pertama, pemkot melalui dinas perhubungan (dishub) setempat membagikan makanan dan minuman untuk masyarakat berbuka puasa di Jalan dr. Soetomo. Kegiatan sosial ini direncanakan berlangsung 30 hari atau selama Ramadan 1447 H.
‘’Berbagi Takjil merupakan program inovasi Plt wali kota.
Dilaksanakan 30 hari penuh oleh masing-masing OPD (organisasi perangkat daerah)
secara bergiliran,’’ kata Kabag Perekonomian dan Kesra Setda Kota Madiun Danang
Novianto, Kamis (19/2).
Danang menjelaskan, minimal 150 paket takjil dibagikan tiap
OPD. Selama 30 hari, pembagian dilakukan di 30 titik lokasi berbeda yang
tersebar di tiga kecamatan. Atau masing-masing kecamatan kebagian jatah 10
titik lokasi pembagian takjil.
‘’Takjil merupakan produk UMKM lokal. Jadi, selain sarana
berbagi dan pendekatan pemkot kepada masyarakat, kegiatan ini juga mendorong
pemerataan dan penguatan ekonomi UMKM,’’ ungkapnya.
Selain pembagian takjil di Jalan Soetomo, Danang menyebut
pemkot juga mendistribusikan 651 paket takjil ke 10 panti asuhan yang ada di
Kota Madiun. Pun menyalurkan takjil kepada 21 orang kalangan alim ulama atau
pimpinan lembaga Islam.
‘’Juga ada pembagian 100 paket takjil setiap hari di Masjid
Agung Baitul Hakim,’’ ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Danang berharap keberadaan Pemkot
Madiun benar-benar dirasakan masyarakat. Sehingga, masyarakat lebih semangat
dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 H.
‘’Semoga kebersamaan dan kerukunan antara pemerintah dan
masyarakat terus serta tetap terjaga. Insya Allah Ramadan 1447 H lebih
semarak,’’ tutupnya.
(bip/ggi/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun