MADIUN – Rencana Pemkot Madiun membangun wisata religi, budaya, dan sejarah terintegrasi kian diseriusi. Setelah pengecekan objek wisata beberapa waktu lalu, kini Pemkot melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Madiun menggelar pembinaan bagi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Sun Hotel Madiun, Selasa (10/2).
Pembinaan tersebut sebagai upaya pengembangan destinasi pariwisata di Kota Madiun. Termasuk menggali potensi wisata di masing-masing kelurahan.
‘’Kita rugi kalau hanya PSC (Pahlawan Street Center). Sehingga kita gali potensi yang ada dan saya harap kelurahan ada potensi wisata,’’ kata Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun.
Nanti, sambung Bagus, Pokdarwis memetakan dan menggali potensi wisata di wilayah mereka masing-masing. Baik itu pariwisata religi, budaya, maupun sejarah. Seperti di Masjid Kuno Kuncen dan Masjid Kuno Taman.
‘’Kebetulan Masjid Kuno Kuncen dan Masjid Kuno Taman punya histori. Pokdarwis punya tugas utama bagaimana perekonomian wilayah bisa berjalan,’’ jelasnya.
Jika kelak pariwisata beserta Pokdarwis sudah berjalan, Pemkot akan mengintegrasikan kunjungan di PSC ke wisata-wisata kelurahan. Bus heritage express hingga becak listrik program Presiden Prabowo Subianto bakal menjadi sarana transportasi guna menjangkau wisata yang ada di Kota Madiun.
‘’Sehingga para wisatawan tahu wisata religi, budaya, dan sejarah Kota Madiun,’’ pungkasnya.
(ws hendro/ggi/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun