Optimalisasi Layanan Kesehatan, Dinkes–BPJS Kesehatan Gelar Supervisi Sistem Antrean Online melalui Mobile JKN

  • Kategori Berita
  • By Diskominfo
  • 04 Feb 2026

Optimalisasi Layanan Kesehatan, Dinkes–BPJS Kesehatan Gelar Supervisi Sistem Antrean Online melalui Mobile JKN

MADIUN – Upaya peningkatan layanan kesehatan berbasis digital terus diperkuat di Kota Madiun. Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes, PP, dan KB) Kota Madiun bersama BPJS Kesehatan menggelar supervisi dan evaluasi pemanfaatan sistem antrean online melalui Mobile JKN, aplikasi milik BPJS Kesehatan di puskesmas, Rabu (42). 


Plh. Kepala Dinkes PP dan KB Kota Madiun, dr. Muhammad Nur, M.M, Sp.OG, menyampaikan bahwa kegiatan ini diawali dengan paparan dari BPJS Kesehatan yang didampingi tim teknologi informasi (IT) di kantor dinas setempat. 


“BPJS Kesehatan melakukan pemetaan pemanfaatan aplikasi, sekaligus mengidentifikasi peluang peningkatan layanan antrean online di fasilitas kesehatan,” jelasnya. 


Dalam evaluasi tersebut, BPJS Kesehatan memaparkan capaian penggunaan antrean online di enam puskesmas Kota Madiun. Sebagai tindak lanjut, BPJS Kesehatan melaksanakan supervisi langsung ke puskesmas. 


Pendampingan ini dilakukan untuk melihat secara langsung alur pelayanan, sekaligus memastikan pemanfaatan antrean Mobile JKN dapat berjalan lebih optimal dan sesuai dengan standar layanan.


Menurutnya, hasil analisa sementara menunjukkan bahwa sebagian masyarakat masih merasa lebih nyaman menggunakan antrean konvensional. Meski demikian, melalui edukasi dan pendampingan yang berkelanjutan, pemanfaatan antrean online diharapkan dapat terus meningkat.


“Kami optimistis kegiatan ini dapat mendorong capaian sesuai target. Terlebih, sudah ada kerja sama antara Dinkes dan BPJS Kesehatan terkait pemanfaatan antrean online bagi peserta JKN,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala Bagian Mutu Fasilitas Kesehatan BPJS Kesehatan, Zuhrotul Aini, mengatakan bahwa supervisi ini juga bertujuan memastikan layanan di puskesmas berjalan optimal serta menindaklanjuti sejumlah aduan masyarakat.


“Kami menerima beberapa keluhan terkait kendala pengambilan antrean melalui Mobile JKN. Melalui supervisi ini, kami ingin melihat langsung kendalanya di mana, sehingga ke depan masyarakat bisa mengambil antrean dengan lebih mudah dan cepat,” tutupnya.

(Dspp/kus/diskominfo)