Pengurus APMMJ Kota Madiun Dikukuhkan, Plt Wali Kota Dorong UMKM Makanan dan Minuman Kota Madiun Naik Kelas

Pengurus APMMJ Kota Madiun Dikukuhkan, Plt Wali Kota Dorong UMKM Makanan dan Minuman Kota Madiun Naik Kelas
  • Kategori Berita
  • Oleh Diskominfo
  • 29 Sep 2026
  • 30 kali dilihat

Pengurus APMMJ Kota Madiun Dikukuhkan, Plt Wali Kota Dorong UMKM Makanan dan Minuman Kota Madiun Naik Kelas

MADIUN – Pengurus Akselerasi Produsen Makanan dan Minuman Jawa Timur (APMMJ) Kota Madiun periode 2026–2031 resmi dikukuhkan. Penguatan kualitas menjadi kunci agar UMKM makanan dan minuman Kota Madiun mampu naik kelas. Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mendorong APMMJ Kota Madiun ikut menjaga kualitas produk, kemasan, dan standar usaha sekaligus memperkuat kolaborasi untuk membuka pasar yang lebih luas. Langkah tersebut dinilai penting agar produk lokal semakin berdaya saing dan siap menembus pasar nasional hingga internasional.


Pengukuhan berlangsung di Bakorwil I Madiun, Selasa (29/9), dan diikuti sekitar 60 peserta. Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan APMMJ Jawa Timur serta sejumlah perangkat daerah terkait, di antaranya Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disnaker KUKM), Dinas Kesehatan, Disbudparpora, dan DKPP.


Dalam sambutannya, Plt wali kota menegaskan, keberadaan APMMJ di Kota Madiun diharapkan tidak sekadar menjadi wadah organisasi, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem pengembangan UMKM. Peningkatan kualitas produk, kemasan, standardisasi, hingga perluasan pasar perlu menjadi perhatian bersama agar produk lokal semakin siap bersaing.


“Yang terpenting sekarang, khususnya UMKM, mari kita jaga kualitas UMKM di Kota Madiun. UMKM harus hidup. Ekosistemnya harus berubah, kualitas berubah, produk berubah, standar packaging juga berubah. Semuanya harus naik kelas,” ujarnya.


Menurutnya, Kota Madiun memiliki banyak produk UMKM yang potensial untuk dikembangkan. Karena itu, pelaku usaha perlu percaya diri terhadap produk yang dihasilkan. Produk yang berkualitas dan dikelola dengan baik, lanjutnya, akan lebih mudah memiliki daya saing sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas.


Plt wali kota juga menekankan pentingnya menjaga kualitas dan konsistensi produk. Pembinaan, kata dia, harus diarahkan kepada pelaku UMKM yang serius mengembangkan usahanya sehingga berbagai program yang diberikan benar-benar berdampak terhadap peningkatan kapasitas dan kualitas produk.


“Yang kita jaga adalah kualitasnya. Kita ingin produk Kota Madiun punya standar yang baik. Karena itu, saya berharap semuanya kompak, saling membantu, tidak saling menjatuhkan, dan bersama-sama menjaga kualitas,” katanya.


Untuk itu, kolaborasi APMMJ dengan perangkat daerah juga perlu diperkuat. Terutama dalam mendukung kebutuhan pelaku usaha mulai dari legalitas, keamanan pangan, sertifikasi halal, pengemasan, hingga pemasaran. Plt Wali Kota pun meminta APMMJ aktif berkoordinasi dengan Disnaker KUKM agar pembinaan UMKM dapat berjalan lebih terarah dan sesuai kebutuhan.


“Harapannya APMMJ Kota Madiun bisa ikut terlibat dalam penataan UMKM ke depan. Bagaimana kita sama-sama memajukan kualitas UMKM di Kota Madiun. Pasti harus kolaborasi. Karena itu saya arahkan APMMJ untuk berkoordinasi langsung dengan Disnaker KUKM,” ungkapnya.


Pemkot Madiun juga terus menyiapkan ruang bagi pengembangan dan pemasaran produk lokal. Melalui kolaborasi yang kuat, APMMJ diharapkan menjadi bagian dari upaya mendorong produk makanan dan minuman Kota Madiun semakin berkualitas, berdaya saing, dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

(Ws Hendro/rat/diskominfo)

Awak Sigap