MADIUN – Kementerian Haji dan Umrah RI baru saja menggelar giat besar di Kota Pendekar. EXPO UMKM dan Ekosistem Haji dan Umrah 2026 baru saja terselenggara lancar dan sukses di Stadion Wilis Kota Madiun. Karenanya, Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi (Dirjen PEE) Kementerian Haji dan Umrah RI, Jaenal Effendi bertemu Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun untuk menyampaikan terima kasih. Pertemuan itu berlangsung di Balai Kota Madiun, Senin (28/9).
Berbagai pembahasan juga mengemuka dalam pertemuan tersebut. Seperti keberadaan UMKM hingga perputaran uang yang terjadi. Seperti diketahu, kegiatan setidaknya diikuti 300 tenant UMKM. Khususnya UMKM terkait haji dan umrah. Mulai biro perjalanan, makanan-minuman, fashion muslim, dan lain sebagainya. Dari gelaran yang berlangsung sejak Jumat (25/9), total transaksi di tenant-tenant mencapai Rp 5,7 miliar.
Itu belum perputaran uang di luar tenant. Seperti diketahui, ada ribuan pengunjung dari luar Kota Madiun selama gelaran. Di hari pertama saja ada sekita 15 ribu Calon Jamaah Haji (CJH) 2027 yang hadir dalam pembukaan dan kick off Manasik Haji Nasional. Kehadiran para CJH tersebut tentu berdampak kepada para pelaku usaha di Kota Madiun.
Pembahasan terkait keberangkatan haji juga mengemuka. Plt wali kota berharap ada makanan khas yang bisa menjadi barang bawaan calon jamaah. Pecel misalnya. Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah memang tengah berupaya memenuhi barang kebutuhan calon jamaah dari barang-barang di tanah air. Salah satunya, bahan makanan. Pecel tentu bisa menjadi pilihan yang dibawa dan menjadi salah satu menu untuk jamaah di sana. (dspp/agi/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun