MADIUN – Kompetisi voli menjadi salah satu ruang penting untuk mengasah mental sekaligus menemukan bibit atlet potensial di Kota Madiun. Hal tersebut menjadi perhatian Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun saat menghadiri final Turnamen Voli Putri Gajah Cup di Kelurahan Winongo, Jumat (25/9) malam.
Turnamen yang memperebutkan juara 1 hingga 4 tersebut berlangsung sengit dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Plt wali kota mengapresiasi gelaran turnamen tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara konsisten setiap tahun, termasuk di lapangan-lapangan olahraga yang memiliki fasilitas memadai.
“Ya, ini final perebutan juara 3 dan 1-2. Tadi alhamdulillah ini ramai banget. Dan ini harapannya kalau agendanya ini tiap tahun mau diadakan. Ya, harapannya nanti kegiatan khususnya yang punya lapangan bagus, nanti saya akan dorong untuk bikin mini-mini kompetisi, untuk memberikan ruang uji mental calon-calon atlet voli di Kota Madiun,” ujarnya.
Menurutnya, Kota Madiun memiliki banyak bibit atlet voli yang potensial. Karena itu, kompetisi di tingkat lokal perlu terus dijaga keberlangsungannya agar para atlet memiliki kesempatan untuk meningkatkan kemampuan dan pengalaman bertanding.
“Karena atlet-atlet voli Kota Madiun ini bagus-bagus bibitnya, sehingga kegiatan-kegiatan hari ini semoga terus konsisten dijaga supaya calon-calon atlet dari Kota Madiun ini nanti bisa main kayak Proliga dan lain-lain. Kan tadi ada yang main dari Madiun yang main ada 3 orang begitu,” ungkapnya.
Terkait pembinaan atlet, Plt wali kota menyebut PBVSI akan didorong untuk mengambil peran dalam pembinaan sekaligus pengembangan kompetisi. Pemerintah Kota Madiun, lanjutnya, akan mendorong semakin banyak kompetisi agar klub-klub memiliki ruang untuk menguji kemampuan atletnya.
“Nanti PBVSI yang akan kita tugaskan. Makanya saya akan dorong untuk bikin kompetisi-kompetisi aja. Karena masing-masing klub ini konsisten latihan,” jelasnya.
Pada final tersebut, tim voli putri Kelurahan Winongo keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih tim Kelurahan Sukosari, juara ketiga Kelurahan Kanigoro, dan juara keempat diraih tim Wayut. Plt wali kota turut menyerahkan secara langsung hadiah kepada para pemenang.
Gelaran Turnamen Gajah Cup diharapkan tidak berhenti sebagai ajang kompetisi, tetapi menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memberi lebih banyak kesempatan bertanding bagi atlet-atlet muda Kota Madiun. Dengan kompetisi yang rutin dan pembinaan yang konsisten, bibit-bibit potensial diharapkan semakin siap berkembang dan membawa nama Kota Madiun ke level yang lebih tinggi.
(Dspp/rat/Diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun