MADIUN – Seni budaya di Kota Madiun terus didorong untuk tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat. Selain menjadi ruang ekspresi dan pelestarian budaya, kegiatan seni juga dinilai memiliki potensi besar untuk menggerakkan perekonomian masyarakat di tingkat kelurahan.
Hal tersebut disampaikan Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun saat menghadiri pertunjukan ketoprak humor di Lapangan Loduwur, Kelurahan Nambangan Kidul, Jumat (28/8). Plt Wali Kota mengapresiasi masyarakat dan LPMK Nambangan Kidul yang telah memberikan ruang bagi pelaku seni, termasuk anak-anak dan ibu-ibu untuk tampil.
Menurutnya, pengembangan seni budaya menjadi salah satu fokus Pemerintah Kota Madiun dalam beberapa waktu ke depan. Karena itu, kegiatan seni dan budaya di tingkat kelurahan akan terus didorong agar semakin hidup dan memiliki ciri khas masing-masing.
“Saya tidak mau seni budaya Kota Madiun ini mati. Seni budaya itu punya cerita, Madiun juga punya cerita. Karena itu, setiap kelurahan harus mulai menghidupkan kegiatan-kegiatan seni budaya,” ujarnya.
Plt wali kota juga menyampaikan rencana dukungan anggaran bagi kelurahan untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan masyarakat. Pada 2027, masing-masing kelurahan ditargetkan dapat menggelar minimal delapan kegiatan dalam setahun.
Kegiatan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi mampu memberikan dampak ekonomi secara langsung. Pelaku UMKM, pedagang kaki lima, pelaku seni, hingga masyarakat sekitar dapat ikut merasakan manfaat dari ramainya kegiatan di wilayah masing-masing.
“Target saya ekonomi harus berputar di masing-masing kelurahan. Pedagang-pedagang harus laku. Karena itu, kelurahan harus punya ciri khas kegiatan masing-masing,” pungkasnya.
(Dspp/rat/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun