Wujudkan Zero Waste 2027, Plt Wali Kota Resmikan Bank Sampah GEMES 17

Wujudkan Zero Waste 2027, Plt Wali Kota Resmikan Bank Sampah GEMES 17
  • Kategori Berita
  • Oleh Diskominfo
  • 23 Aug 2026
  • 17 kali dilihat

Wujudkan Zero Waste 2027, Plt Wali Kota Resmikan Bank Sampah GEMES 17

MADIUN – Komitmen Pemerintah Kota Madiun mewujudkan program Zero Waste 2027 terus diperkuat melalui gerakan memilah sampah dari lingkungan terkecil. Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun meresmikan Bank Sampah GEMES 17 di RT 17 RW 06 Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Minggu (23/8).


Bank Sampah GEMES 17 merupakan inisiatif warga RT 17 dalam menggerakkan pemilahan sampah dari rumah. Langkah tersebut mendapat apresiasi dari Plt Wali Kota karena menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan pengelolaan lingkungan.


“Ini semuanya digagas sendiri oleh lingkungan RT. Tingkat RT sudah mengadakan bank sampah. Berarti kepedulian dari RT 17 RW 6 Kelurahan Manisrejo ini sudah sangat tinggi,” ujar Plt wali kota.


Menurutnya, gerakan memilah sampah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Keterlibatan masyarakat sejak dari rumah menjadi kunci agar volume sampah yang dibawa ke TPA dapat terus ditekan.


Plt wali kota menjelaskan, program Zero Waste 2027 bukan berarti sampah benar-benar hilang. Program tersebut diarahkan pada bagaimana seluruh pihak mampu mengelola sampah dengan lebih baik, terutama melalui pemilahan sejak dari sumbernya.


“Jujur saja, kalau semuanya tidak terlibat di pilah sampah mulai dari rumah, sampah ini akan berat. Sampah yang sampai ke TPA residunya pasti akan banyak sekali. Kita ingin mengurangi,” katanya.


Plt wali kota berharap Bank Sampah GEMES 17 dapat menjadi contoh bagi lingkungan lain di Kota Madiun dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya melalui gerakan memilah sampah dari rumah. Pemkot Madiun melalui Dinas Lingkungan Hidup juga akan terus melakukan evaluasi dan pemantauan terhadap perkembangan bank sampah tersebut.


Secara bertahap, Pemkot Madiun menargetkan pada 2027 setidaknya 60 persen RT di Kota Madiun mulai bergerak dalam pemilahan sampah. Semakin banyak bank sampah yang tumbuh di tingkat lingkungan, diharapkan semakin kuat pula pengelolaan sampah berbasis masyarakat.


“Step by step, harapannya 2027 setidaknya 60 persen RT semuanya sudah mulai bergerak pilah sampah, mulai dari pengawasan sampai nanti harapannya semakin banyak bank sampah. Semakin banyak, semakin bagus,” pungkasnya.

(Rams/rat/diskominfo)

Awak Sigap