Plt Wali Kota Madiun Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya saat Berangkatkan Kirab Bersih Desa Kartoharjo

  • Kategori Berita
  • By Diskominfo
  • 03 Jul 2026

Plt Wali Kota Madiun Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya saat Berangkatkan Kirab Bersih Desa Kartoharjo

MADIUN – Pemerintah Kota Madiun menegaskan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya daerah. Komitmen tersebut disampaikan Plt Wali Kota Madiun saat memberangkatkan peserta Kirab Budaya dalam rangka Bersih Desa Kelurahan Kartoharjo di depan Kantor Kelurahan Kartoharjo, Jumat (3/7).


Kirab budaya diikuti masyarakat Kelurahan Kartoharjo dengan rute mulai dari Jalan Sulawesi, Jalan Pahlawan, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Dr. Cipto, hingga berakhir di kawasan Sendang Gayam. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian tradisi bersih desa yang rutin diselenggarakan sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.


Dalam sambutannya, Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun mengatakan bahwa kegiatan budaya perlu terus dilestarikan agar masyarakat tidak melupakan sejarah dan nilai-nilai yang menjadi bagian dari perjalanan pembangunan daerah.


“Kegiatan budaya harus terus berjalan. Ini menjadi pengingat agar kita tidak melupakan cerita bagaimana pembangunan berlangsung secara dinamis dengan keterlibatan seluruh masyarakat,” ujarnya.


Menurutnya, pelestarian budaya juga memberikan dampak positif terhadap kehidupan masyarakat, termasuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui meningkatnya aktivitas masyarakat dan pelaku usaha saat kegiatan berlangsung.


“Harapannya setiap tahun kegiatan seperti ini terus dilaksanakan. Insyaallah tahun depan Pemerintah Kota Madiun siap mendukung. Kita harus terus nguri-uri budaya, karena budaya tidak akan pernah hilang,” katanya.


Setelah kirab selesai, rangkaian kegiatan dilanjutkan di Sendang Gayam dengan prosesi syukuran, penggantian kain penutup sendang, serta siraman kepada salah satu perwakilan warga menggunakan air sendang. Prosesi tersebut merupakan bagian dari tradisi bersih desa sebagai simbol rasa syukur sekaligus doa agar masyarakat senantiasa diberikan keselamatan, keberkahan, dan kesejahteraan.


Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Madiun berharap tradisi budaya lokal dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas daerah sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga nilai-nilai budaya di tengah perkembangan zaman.

(Rams/kus/diskominfo)