Peringati Hari Jadi ke-108 Kota Pendekar, RSUD Kota Madiun Gelar Skrining Kanker Rektum, Kesehatan Mental, dan Gizi

  • Kategori Berita
  • By Diskominfo
  • 30 Jun 2026

Peringati Hari Jadi ke-108 Kota Pendekar, RSUD Kota Madiun Gelar Skrining Kanker Rektum, Kesehatan Mental, dan Gizi

MADIUN – Upaya deteksi dini menjadi langkah penting dalam mencegah penyakit berkembang menjadi lebih serius. Berangkat dari hal tersebut, RSUD Kota Madiun menggelar skrining kanker rektum, kesehatan mental, dan gizi keluarga dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-108 Kota Madiun, Senin (30/6).


Skrining kanker rektum dipilih karena saat ini menjadi kanker dengan angka kejadian terbanyak keempat. Selain itu, skrining kesehatan mental digelar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat bahwa gangguan mental tidak selalu identik dengan gangguan jiwa berat, sementara skrining gizi dilakukan untuk menganalisis kondisi dan kebutuhan gizi keluarga secara lebih mendalam.


Sebanyak 108 peserta mengikuti skrining kanker rektum. Jumlah tersebut sengaja disesuaikan dengan peringatan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun. Selain itu, skrining kesehatan mental diikuti 20 peserta, sedangkan skrining gizi melibatkan enam keluarga yang merupakan perwakilan dari setiap kelurahan.


Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini dan pencegahan penyakit, khususnya pada isu-isu kesehatan yang masih belum banyak mendapat perhatian.


Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, mengatakan RSUD Kota Madiun perlu terus mengembangkan layanan yang memiliki nilai pembeda dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Kota Madiun maupun daerah sekitar.


“Hari ini saya meminta RSUD Kota Madiun memiliki layanan yang mempunyai diferensiasi dan dibutuhkan masyarakat Kota Madiun maupun daerah sekitar. Teman-teman terus menggali layanan apa saja yang perlu ditambah,” ujarnya.


Menurutnya, salah satu layanan yang perlu diperkuat adalah kesehatan mental. Pasalnya, kebutuhan layanan tersebut diperkirakan akan terus meningkat sehingga harus dipersiapkan sejak sekarang.


“Banyak ahli memprediksi ke depan pasien dengan gangguan kesehatan mental akan semakin banyak. Karena itu, RSUD Kota Madiun mulai memperkuat layanan kesehatan mental,” pungkasnya. 

(rams/kus/diskominfo)