Ketua TP PKK Provinsi Jatim Arumi Terpukau Hasil Cipta Kreasi Jajan Khas Peringatan Hari Jadi, Plt Wali Kota Bakal Patenkan Produk Pemenang dan Beri Pelatihan Khusus

Ketua TP PKK Provinsi Jatim Arumi Terpukau Hasil Cipta Kreasi Jajan Khas Peringatan Hari Jadi, Plt Wali Kota Bakal Patenkan Produk Pemenang dan Beri Pelatihan Khusus
  • Kategori Berita
  • Oleh Diskominfo
  • 23 Jun 2026
  • 619 kali dilihat

Ketua TP PKK Provinsi Jatim Arumi Terpukau Hasil Cipta Kreasi Jajan Khas Peringatan Hari Jadi, Plt Wali Kota Bakal Patenkan Produk Pemenang dan Beri Pelatihan Khusus

MADIUN – Gelaran Cipta Kreasi Jajan Khas rangkaian Hari Jadi ke-108 Kota Madiun berlangsung sukses, Selasa (23/6). Kegiatan diikuti sebanyak 54 tim peserta dari TP PKK Kelurahan dan UMKM. Tak heran, puluhan jajanan khas tersaji dengan keunikan masing-masing. Gelaran yang berlangsung di Balai Kota Madiun itu juga dihadiri dewan juri yang tidak kaleng-kaleng. Mulai Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak, Le Lanny Siswandi alias pendiri Sambal Bu Rudy Surabaya dan Erica Puspa Sari Santoso owner Bluder Cokro. 


Hasil penjurian memunculkan tiga juara jajanan terbaik dan dua favorit. Jajanan terbaik pertama datang dari UMKM Kelurahan Banjarejo dengan produk King Peanut Madiun. Jajanan terbaik kedua dimenangkan TP PKK Kelurahan Pilangbango dengan produk Dodol Asem Jawa Bango Asri. Sementara jajanan juara ketiga ada produk Suluh Kembang Kates dari tim Lentera 03 Kelurahan Oro-Oro Ombo. Sedang, juara favorit satu dari UMKM Kelurahan Pilangbango dengan produk Kerupuk Telur Asin dan juara favorit dua ada produk Pecel Makskres dari tim Suka Ceria Kelurahan Sukosari.


Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak sebagai juri kehormatan mengaku kagum dengan peserta lomba di Kota Madiun. Pasalnya, peserta terlihat bersungguh-sungguh dan totalitas dengan persiapan yang matang. Hal itu terlihat dari penyajian hingga penjelasan produk yang sangat detail. Pun, setiap produk juga terdapat video proses pembuatannya. 


‘’Jadi di masing-masing kelurahan kelihatan sekali mereka sungguh-sungguh ya. Kelihatan banget mereka mempersiapkannya dengan waktu yang cukup. Saya sering ke kegiatan seperti ini, kelihatan baru jadi. Yang baru dengan yang sudah dipersiapkan itu sangat berbeda,’’ kata Arumi.


Arumi juga memuji cita rasa setiap produk yang dilombakan. Menurutnya, produk yang dilombakan memiliki rasa yang enak yang sudah layak untuk dipasarkan. Hanya butuh detail produk dan pengemasan yang menyesuaikan selera pasar. Seperti ukuran dan lain sebagainya. Namun, soal ide, cita rasa, dan cara pengolahan, Arumi menyebut sudah luar biasa. 


‘’Sudah layak semua. Bukan hanya kata aku ya, kalau aku kan lebih ke asumsi. Tapi tadi dari juri satunya, Bu Rudy juga mengaku sudah boleh masuk ke tokoku,’’ ungkapnya. 


Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun menyebut produk jajanan khas dari peserta tersebut tentu merupakan aset luar biasa. Tinggal bagaimana ke depan aset-aset tersebut mempunyai standar jual di tempat wisata. Produk para pemenang pun akan dipatenkan. Tak hanya itu, mereka juga akan mendapatkan pelatihan khusus dengan menggandeng owner yang dinilai sudah berhasil. Hal itu penting agar memenuhi standar selera pasar. 


‘’Kenapa istilahnya ini saya ngeyel untuk diadakan, pertama UMKM harus upgrade skill. Kalau tidak dipaksa seperti nanti jualannya akan ala kadarnya. Kedua, wisata Kota Madiun harus naik kelas termasuk seluruh UMKM-nya,’’ terangnya.


Plt wali kota mengaku kegiatan tidak akan berhenti sampai di sini. Bahkan, Plt wali kota sudah berangan untuk menghadirkan kegiatan serupa yang lebih besar ke depan. 


‘’Tidak berhenti sampai di sini. Yang pertama ini bisa dibilang baru uji coba. Alhamdulillah peserta lebih-lebih, jurinya pun juga punya nama besar, besok (acaranya) lebih besar lagi,’’ ungkapnya. (dspp/agi/diskominfo)