Jelang 1 Suro, Plt Wali Kota Ajak Semua Pihak Jaga Kondusivitas dan Dongkrak Ekonomi Lokal

  • Kategori Berita
  • By Diskominfo
  • 12 Jun 2026

Jelang 1 Suro, Plt Wali Kota Ajak Semua Pihak Jaga Kondusivitas dan Dongkrak Ekonomi Lokal

MADIUN – Menjelang peringatan 1 Suro atau 1 Muharam 1448 Hijriah, Pemerintah Kota Madiun terus memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Salah satunya melalui Sosialisasi Kesiapsiagaan Kamtibmas yang digelar di Kecamatan Manguharjo dan dihadiri Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun, Jumat (12/6).


Dalam kesempatan tersebut, Bagus menyebut Manguharjo memiliki peran penting dalam rangkaian kegiatan bulan Suro di Kota Madiun. Pasalnya, sejumlah agenda besar perguruan pencak silat maupun organisasi masyarakat rutin dipusatkan di wilayah tersebut.


“Manguharjo ini kecamatan yang cukup spesial. Setiap bulan Suro selalu menjadi pusat berbagai kegiatan besar, mulai Suroan PSHT, Suran Agung PSHW, hingga kegiatan Pangastuti. Karena itu, kesiapan seluruh elemen masyarakat sangat penting agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar,” ujarnya.


Lebih lanjut dirinya menjelaskan, Pemerintah Kota Madiun bersama Forkopimda telah menggelar rapat koordinasi guna memetakan langkah pengamanan menjelang Suro. Dalam rapat tersebut juga telah ditandatangani Maklumat Suro oleh seluruh perguruan pencak silat, IPSI, dan Forkopimda sebagai komitmen bersama menjaga situasi tetap kondusif.


Menurutnya, tanggung jawab menciptakan keamanan tidak hanya berada di pundak pemerintah, aparat keamanan, maupun perguruan silat. Seluruh masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban selama berlangsungnya rangkaian kegiatan Suro dan Suran Agung.


“Tugas menjaga keamanan bukan hanya pemerintah, Forkopimda, atau perguruan silat saja, tetapi tugas kita bersama. Tahun 2026 harus aman, nyaman, dan kondusif. Teman-teman perguruan juga harus terus menjaga kerja sama dan saling menghormati agar situasi tetap terkendali,” tegasnya.


Selain aspek keamanan, dirinya berharap momentum Suro dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Salah satunya dengan melibatkan pelaku UMKM dalam berbagai kegiatan yang digelar selama bulan Suro. Untuk kegiatan Suroan PSHT di Lapangan Nambangan Kidul, misalnya, pihak kecamatan bersama kepolisian telah mengusulkan agar area kegiatan diisi oleh stan UMKM lokal.


Plt menambahkan, apabila pengelolaan kegiatan dilakukan dengan baik dan tetap menjaga ketertiban, bukan tidak mungkin agenda Suro di Kota Madiun dapat berkembang menjadi agenda berskala nasional yang mampu menarik lebih banyak pengunjung serta meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Manguharjo. (Dspp/kus/diskominfo)