MADIUN – Sejumlah titik di Kota Madiun masih memerlukan penataan dan penguatan sebagai kawasan penunjang wisata. Kondisi tersebut mendorong Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun turun langsung meninjau lapangan melalui gowes, Jumat (27/3).
Kegiatan gowes kali ini tampak berbeda dari biasanya. Plt wali kota memilih berkeliling tanpa didampingi jajaran organisasi perangkat daerah (OPD). Rute dimulai dari Balai Kota, melintasi Alun-Alun, kawasan Pahlawan Business Center (PBC), Taman Hutan Kota hingga kawasan di depan gedung DPRD.
“Jadi gowes ini memang kalau biasanya dengan OPD, hari ini saya tidak dengan OPD karena OPD saat ini sedang persiapan paparan untuk minggu depan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Plt wali kota menyebut kegiatan gowes dimanfaatkan untuk melakukan peninjauan di sejumlah titik yang berpotensi dikembangkan sebagai destinasi wisata baru di Kota Madiun. Selain itu, juga dilakukan pengecekan terhadap kondisi lingkungan, termasuk kebersihan kota dan penataan parkir.
“Kita mereview beberapa titik yang nanti akan kita eksplor lagi sebagai salah satu destinasi wisata. Kemudian kita cek juga beberapa titik yang mungkin perlu perubahan dan juga mengecek kebersihan di Kota Madiun yang harus kita jaga,” imbuhnya.
Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah kawasan Proliman. Pemerintah Kota Madiun berencana mengembangkan kawasan tersebut menjadi satu kesatuan dengan Jalan Pahlawan, Jalan Diponegoro, dan Rimba Darma yang akan menjadi daya Tarik di Kota Madiun.
Selain itu, peninjauan juga dilakukan di area depan gedung DPRD yang merupakan aset pemerintah kota. Lokasi tersebut sebelumnya difungsikan sebagai ruang aspirasi masyarakat dan ke depan akan direvitalisasi agar lebih optimal pemanfaatannya.
“Di depan DPRD kita punya aset yang dulu jadi ruang aspirasi. Ini nanti akan kita revitalisasi, bagaimana bisa dimanfaatkan kembali untuk masyarakat, khususnya untuk kegiatan-kegiatan publik,” pungkasnya.
Melalui kegiatan gowes ini, Pemkot Madiun terus memastikan kesiapan kota, baik dari sisi kebersihan, penataan kawasan, hingga pengembangan potensi wisata sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya tarik daerah.
(Bip/rat/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun