Urus KTP dan Data Kependudukan Cukup di Kelurahan, Catat! Ini Jadwalnya..

MADIUN – Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) semakin dekat. Masyarakat yang memiliki hak pilih wajib sudah memiliki e-KTP. Ini penting sebagai syarat memberikan suara saat pemungutan suara di pesta demokrasi 17 April nanti. Pemkot Madiun ogah hanya berdiam. Melalui Dispendukcapil setempat, pemkot sengaja jemput bola. Pelayanan data kependudukan sengaja dilakukan keliling dari satu kelurahan ke kelurahan lain. Layanan dimulai Februari nanti.

‘’Layanan keliling ini khusus untu hari sabtu di kantor kelurahan. Sudah kami jadwalkan jadi tidak perlu datang ke kantor,’’ kata Kepala Dispendukcapil Kota Madiun Nono Djati Kusumo, Senin (21/1).

Pelayanan tidak hanya dalam rangka mendukung Pemilu. Namun, juga mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Tak heran, pelayanan yang dinamakan Pelayanan Cepat dan Lancar Adminnistrasi Kependudukan (Pecel Andok) tetap berjalan hingga akhir tahun nanti. Sebab, data kependudukan selalu berubah. Pun, pelayanan tidak sekeda e-KTP. Namun, juga permohonan KK, KIA, surat pindah, akta kelahiran dan akta kematian.

‘’Karena ini mendekati pemilu dan e-KTP merupakan syarat untuk mencoblos, jadi kami ras perlu untuk disegerakan kepengurusan bagi yang belum. Tetapi setelah pemilu, layanan ini juga terus berjalan seperti biasa,’’ terangnya sembari menyebut pelayanan dimulai pukul 08.00 hingga 12.00.

Nono menambahkan, kesadaran masyarakat akan pentingnya data kependudukan juga perlu ditingkatkan. Sebab, masih ada saja masyarakat yang belum melengkapi data kependudukan. Padahal, kelengkapan data penting dan perlu. Pelayanan jemput bola dengan menggunakan mobil keliling ini diharap semakin memudahkan masyarakat.

‘’Data kependudukan ini kan penting. Semua urusan akan berbasis dari data kependudukan. Makanya layanan kami dekatkan agar masyarakat dapat mengurus dengan cepat, dekat, dan mudah,’’ ungkapnya.

Pelayanan juga menyasar ke sekolah. Ini penting lantaran banyak masyarakat baru yang wajib memiliki data kependudukan di sekolah. Satu-persatu sepuluh sekolah menengah atas di Kota Madiun didatangi. Petugasnya juga melakukan pelayanan di akhir pekan. Layanan Sabtu dan Minggu ini kebanyakan di kantor kelurahan dan kecamatan. Pelayanan dilakukan secara bergantian. Pelayanan di hari libur ini sengaja dilakukan agar masyarakat tidak perlu ijin kerja dihari aktif.

‘’Prinsipnya data kependudukan masyarakat harus lengkap. Kami ingin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, juga untuk mensukseskan Gerakan Indonesia Sadar Adiministrasi (Gisa) kependudukan,’’ ujarnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

Unduh Disini IMG_20190121_0001

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019