MADIUN – Permintaan warga terkait pemberian fasilitas gerobak langsung diwujudkan Wali Kota Madiun Maidi. Serah terima gerobak dilakukan sehari jelang permintaan warga saat giat Musrenbang. Lima gerobak berjualan itu diserahkan kepada warga, Selasa (11/1). Malam sebelumnya, warga mengajukan permintaan gerobak saat Musrenbang yang berlangsung di Lapak UMKM Sendang Gayam Kelurahan Kartoharjo.

‘’Ya saya memang pernah bilang kepada pedagang yang berjualan di Jalan Ngupasan. Terima kasih, kemarin pada waktu Musrenbang saya diingatkan,’’ kata wali kota.

Lapak pedagang di Jalan Ngupasan tersebut memang terpaksa dibongkar lantaran adanya pembangunan. Sebagai gantinya, pedagang diberikan gerobak berjualan. Setelah jadi, gerobak sementara disimpan di lahan parkir timur GCIO Dinas Kominfo Kota Madiun. Wali Kota Maidi akhirnya menyerahkan gerobak untuk dimanfaatkan masyarakat.

‘’Pemerintah tentu tidak asal membongkar tanpa ada solusi. Yang sebelumnya memang sudah berjualan di situ, tentu kita berikan fasilitas baru,’’ ungkapnya.

Seperti halnya pedagang Pasar Bunga kawasan Stadion Wilis Madiun. Pemerintah Kota Madiun memang berencana membongkar lokasi pasar untuk dibangun fasilitas lain. Pedagang tidak lantas dibiarkan begitu saja. Mereka mendapatkan tempat baru di Jalan Dawuhan. Pun, Pasar Bunga yang baru juga sudah diresmikan. Pedagang diberi waktu hingga Februari nanti untuk pindah. Lokasi yang baru juga lebih bersih, rapi, indah, dan nyaman tentunya.

‘’Tentu saja kita prioritaskan pedagang lama. Biarpun kemudian masih ada sisa tempat, pedagang lama harus ter-cover semua dulu. Baru sisanya untuk pedagang baru,’’ jelasnya.

Wali Kota Madiun Maidi memang tengah gencar membangun Kota Madiun. Seperti diketahui ada banyak tempat baru di Kota Pendekar. Pembangunan masih akan terus berlanjut. Pemerintah sudah memiliki sejumlah rencana yang akan dilakukan pada 2022 ini. Salah satunya, pembangunan kawasan Sumber Wangi barat yang akan disulap menjadi tempat manasik haji menarik dan wisata dunia. (lucky/agi/diskominfo)