MADIUN – Apel rutin Senin (10/1) pagi kembali digelar oleh Pemerintah Kota Madiun. Apel yang diikuti oleh segenap pejabat di lingkup Pemkot Madiun itu digelar di halaman Balaikota dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Madiun Maidi. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Maidi menekankan pentingnya aparatur sipil negara (ASN) untuk menjunjung komitmen sebagai pelayan masyarakat.

Hal itu penting, mengingat keberhasilan suatu pekerjaan bisa diukur dari seberapa puas masyarakat terhadap kinerja suatu dinas, utamanya terkait dinas yang bertugas untuk melayani masyarakat. “ASN sudah memiliki komitmen untuk melayani. Seluruh kegiatan harus target. Segala kegiatan kota harus terbaik, jadi nomor satu. Apa yang kita ucapkan dan kerjakan harus selaras,” terang wali kota dalam sambutannya.

Seperti pada tahun ini, wali kota menyebut penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Madiun kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menjadi yang tercepat nasional. Pasalnya, penyerahan LKPD Kota Madiun tahun anggaran 2021 dilakukan 4 Januari lalu. Artinya, belum satu minggu berjalan di Januari 2022 ini. Padahal, pemerintah daerah diberikan waktu maksimal tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir.

“Keberhasilan-keberhasilan ini harus kita tingkatkan. Kebersamaan harus kita rekatkan. Awal tahun kita awali dengan bekerja yang bersih, saling mengingatkan, dan saling introspeksi kekurangan apa saja, kita sempurnakan,” ungkapnya.

Tak hanya itu, dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Maidi juga menyerahkan penghargaan kepada Kepala Dinas Kominfo, Subakri atas prestasi yang diperoleh terkait digitalisasi, yakni kategori kota dengan kesiapan digital terbaik. Kota Madiun termasuk kota dengan kesiapan digital terbaik kategori kota sedang. Capaian itu didapat saat Penutupan Riset Transformasi Digital Indonesia (RTDI) dan Rating Kota Cerdas Indonesia (RCKI) yang berlangsung akhir tahun lalu.
(Nanda/kus/diskominfo)