MADIUN – Perkembangan Kota Madiun yang semakin pesat wajib dibarengi dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan. Hal itu disampaikan oleh Wali Kota Madiun Maidi saat memberikan pembinaan terhadap pelaku usaha kuliner di Hotel Aston, Selasa (12/10).

“Kota itu penyakitnya banjir, sampah, dan panas. Limbah sampah ada yang cair dan padat. Itu yang kita tangani,” ujarnya.

Untuk menjadikan Kota Madiun tetap menarik wisatawan, kata wali kota, harus didukung oleh berbagai pihak. Termasuk, pengusaha kuliner.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Kota Pendekar itu mengimbau agar seluruh pelaku usaha memperhatikan limbahnya masing-masing. Yakni, menyediakan tempat khusus untuk pembuangan sampah.

“Tidak boleh buang sampah sembarangan yang bisa mencemari lingkungan,” tegasnya.

Dengan adanya bimbingan teknis ini, wali kota berharap seluruh pelaku usaha bisa memahami. Serta, turut menjaga kebersihan di wilayah Kota Madiun.

“Dengan lingkungan yang bersih, tidak hanya kita yang menikmati. Tapi anak cucu kita di masa depan,” tandasnya. (Dhevit/irs/diskominfo)