MADIUN – Tracing dan vaksinasi Covid-19 terus dimasifkan di Kota Madiun. Giat tracing dan vaksinasi kali ini menyasar warga Kelurahan Taman, Selasa (14/9) malam. Melalui giat Cangkrukan bareng Wali Kota, setidaknya terdapat seratusan warga setempat yang dilakukan tracing maupun vaksinasi.

‘’Saat saya datang, sudah ada 61 yang diantigen dan Alhamdulillah negatif semua. Sudah saya siapkan ambulans. Yang sakit, langsung kita bawa. Alhamdulillah tidak ada yang positif malam ini,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi.

Seperti giat serupa sebelumnya, warga diperkenankan mengikuti giat cangkrukan setelah antigen. Mereka juga diperkenankan vaksin bagi yang belum. Wali kota menyebut sudah ada ribuan warga yang dilakukan swab antigen beberapa hari belakangan. Tracing sengaja dimasifkan untuk mengejar target 60 ribu antigen kepada masyarakat.

‘’Tidak masalah kita masih di level 3 karena masih banyak yang di rawat di rumah sakit. Itu memang karena tracing kita masifkan. Yang penting warga kita sehat. Daripada level kita turun, tetapi ternyata banyak warga yang kena,’’ jelasnya.

Terkait cangkrukan, wali kota menyebut ada banyak usulan warga. Mulai penambahan wifi di lapak UMKM, penambahan traffic light, dan lain sebagainya. Wali kota menyebut semua usulan sudah langsung ditangani OPD terkait. Bahkan, wali kota berencana menjadikan Lapak UMKM Kelurahan Taman yang berada di lapangan Ciliwung tersebut menjadi seperti Gulun kedua. Artinya, akan ditambahkan banyak fasilitas pendukung lain biar tambah ramai.

‘’Tempat ini akan terus kita benahi. Apa yang kurang kita penuhi. Biar ramai. Biar menjadi tempat ekonomi warga,’’ pungkasnya. (nanda/agi/diskominfo)