MADIUN – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) salah satu jenjang terpenting dalam pendidikan. Karenanya, pendidikan pada saat usia dini harus maksimal. Upaya itu terus dilakukan Pemerintah Kota Madiun melalui pelatihan dan pembinaan kepada kepala sekolah PAUD di Kota Pendekar. Wali Kota Madiun Maidi turut terlibat sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut. Maklum, Wali Kota Madiun yang satu ini memang berangkat dari tenaga pendidik sebelumnya.

‘’Usia anak-anak itu usia keemasan. Mereka cepat belajar, cepat hafal, dan cepat menirukan. Kalau salah dalam memberikan pembelajaran, itu akan membekas sampai dewasa,’’ kata wali kota saat Workshop Tim Pengembang Kurikulum PAUD Pusdik Perhutani Kota Madiun, Selasa (14/9).

Karenanya, lanjut wali kota, diperlukan suatu metode pembelajaran yang tepat. Apalagi, saat ini tengah dalam pandemi Covid-19. Tenaga pendidik tingkat PAUD wajib kreatif dan inovatif. Wali Kota Maidi menyebut hal itu memang tak mudah. Namun, wajib terus diupayakan demi mewujudkan generasi ke depan yang makin berkualitas.

‘’Anak-anak ini seperti kertas putih. Tinggal bagaimana kita mengisinya. Kalau diisi dengan kekerasan akan menghasilkan karakter yang pendendam. Sebaliknya, kalau kita berikan dorongan, akan menambah kepercayaan diri pada anak. Kita ajarkan toleransi secara tidak langsung menanamkan karakter penyabar,’’ jelasnya.

Wali kota menambahkan peran orang tua penting dalam pendidikan usia dini. Apalagi, anak-anak lebih banyak di rumah saat ini. Orang tua wajib menjadi guru di rumah. Pendampingan saat pembelajaran jarak jauh juga penting.

‘’Orang tua harus berperan, fasilitas sudah kita penuhi. Kita ada laptop gratis, wifi gratis, dan lain sebagainya. Ini salah satunya demi mewujudkan pendidikan yang lebih berkualitas di Kota Madiun,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/diskominfo)