MADIUN – Penyaluran bantuan sosial Covid-19 terus berjalan. Wali Kota Madiun Maidi kembali memberangkatkan puluhan ton beras PPKM dari pemerintah pusat melalui Bulog tersebut, Rabu (21/7). Penyaluran bantuan dengan total sebanyak 139 ton beras itu ditarget selesai, Kamis besok.

‘’Senin kemarin kita berangkatkan tiga truk. Hari ini kita berangkatkan lagi tujuh truk. Harapannya segera disalurkan segera sampai ke tangan masyarakat,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi.

Setidaknya, sebanyak 55 ton beras diberangkatkan kali ini. Beras tersebut akan dikirim untuk 17 kelurahan di Kecamatan Kartoharjo dan Kecamatan Manguharjo. Yakni, sembilan kelurahan di Kecamatan Kartoharjo dan lima kelurahan di Kecamatan Manguharjo melanjutkan pengiriman Senin lalu. Pengiriman ke kantor masing-masing kelurahan tersebut akan dilanjutkan ke rumah-rumah warga penerima.

‘’Ini dari pusat sudah ada by name by addres-nya. Petugas tinggal mengirimkan. Yang jelas ini penerima ini terdata di DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial),’’ ujarnya.

Sebab, penerima merupakan Kelompok Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Terpadu (BST). Bantuan beras masing-masing sepuluh kilogram tersebut diharap dapat membantu melengkapi bantuan yang sudah didapat saat ini. Seperti diketahui, PKH dan BST merupakan bantuan berupa uang tunai. Nah, pemerintah pusat menambah jenis bantuan berupa beras 10 kilogram.

‘’Ini masih ada satu kecamatan lagi. Pengirimannya kita lakukan besok,’’ jelas wali kota.

Seperti diberitakan, Kota Madiun mendapatkan kuota 139 ton beras PPKM untuk sebanya 13.952 penerima. Pengiriman beras medium itu melibatkan Perum Bulog. Pengiriman perdana pada Senin lalu. Pengiriman ditarget selesai Kamis besok. (ws hendro/agi/diskominfo)