MADIUN – Safari Salat Tarawih Wali Kota Madiun bukan hanya berangkat dari yang sudah dijadwalkan sebelumnya. Namun, juga mengikuti permintaan dari masyarakat. Seperti yang terlihat saat Salat Tarawih di Masjid Assalam Kelurahan Pandean, Senin (3/5). Wali Kota Maidi datang sebagai undangan memenuhi permintaan takmir masjid terkait.
‘’Terima kasih saya sudah diundang. Prinsipnya dengan senang hati saya akan datang kalau memang sedang tidak ada agenda,’’ kata wali kota mengawali sambutan saat ramah tamah usai pelaksanaan ibadah Salat Tarawih.
Wali kota menambahkan sengaja berkeliling dari satu masjid ke masjid yang lain untuk sekaligus memeriksa penerapan protokol kesehatan. Seperti diketahui, kegiatan ibadah di tempat ibadah memang diperbolehkan dalam masa pandemi Covid-19 ini. Hanya, dengan tidak meninggalkan protokol kesehatan. Karenanya, wali kota juga tak lupa mengingatkan jamaah tentang bahayanya Covid-19 dan ajakan untuk disiplin protokol kesehatan.
‘’Masker itu penting. Masker menjadi alat perlindungan kita yang pertama. Saya sudah membuktikan. Ada teman saya yang sering menurunkan masker saat berbincang akhirnya kena. Sebaliknya, yang disiplin tidak kena,’’ jelasnya.
Imbauan protokol kesehatan memang tidak kurang diberikan. Wali kota selalu menyisipkan pesan itu di setiap kesempatan bertemu masyarakat. Wali kota berharap tidak ada warga Kota Madiun yang menjalani isolasi di saat lebaran nanti. Lebaran, kata wali kota, merupakan hari yang berbahagia dan jangan sampai menjadi keprihatinan karena ada anggota yang terpisah karena harus menjalani isolasi.
‘’H-2 lebaran, semua tempat isolasi harus kosong. Mulai saat ini harusnya sudah tidak ada lagi yang kena. Karena lebaran kurang dari sepuluh hari lagi, sedang isolasi karena Covid-19 sekitar 14 hari. Karenanya, saya minta masyarakat untuk disiplin aturan dan tertib melaksanakan anjuran,’’ pungkasnya. (nanda/agi/diskominfo)