MADIUN – Berbagai upaya penanganan Covid-19 terus dilakukan Pemerintah Kota Madiun. Tak hanya upaya lahiriyah. Namun, juga ikhtiar batiniyah. Salah satunya, giat membaca Surat Yasin Sejuta Kali, Kamis (18/3) malam. Wali Kota Madiun Maidi bersama jajaran melaksanakan pembacaan Surat Yasin dari Rumah Dinas Wali Kota. Sedang, masyarakat mengikuti secara virtual dari masjid, musala, hingga rumah masing-masing. Kegiatan memang disiarkan secara live di fanpage Pemerintah Kota Madiun dan youtube madiuntoday.
Wali Kota Maidi menyebut Perjuangan melawan Covid-19 belum usai. Karenanya, upaya penanganan juga tidak boleh berhenti.  Kegiatan secara lahiriyah memang tak putus dilakukan. Mulai penerapan protokol kesehatan, penyemprotan desinfektan, hingga vaksinasi. Kendati begitu pemanjatan doa juga tidak boleh ditinggalkan. Kegiatan pembacaan Surat Yasin juga sebagai upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT untuk mengharap ridho Ilahi agar Covid-19 segera diangkat dari bumi ini.
“Covid-19 ini sudah ada setahun dan berbagai upaya telah kita lakukan. Karenanya, malam ini kita berupaya lagi dengan pembacaan Surat Yasin serentak sejuta kali dengan mengharap ridho Allah SWT agar Covid-19 segera meninggalkan kita,” kata wali kota.
Berbagai upaya memang tidak boleh berhenti dilakukan. Apalagi, keberadaan pandemi Covid-19 ini telah menghambat berbagai kegiatan hingga berdampak pada banyak hal. Seperti diketahui, kegiatan belajar tak bisa dilakukan dalam kelas, kegiatan perekonomian juga tak bisa maksimal. Karenanya, semua harapan agar pandemi segera berakhir tidak boleh pupus. Tentu dengan dibarengi upaya dan doa. Wali kota juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk terus berupaya dan berdoa.
“Kegiatan tidak berhenti sampai di sini. Saya berharap semuanya saja untuk terus berupaya dan berdoa. Covid-19 masih ada di lingkungan kita dan berbahaya,” harapnya.
Wali kota menyebut upaya ikhtiar batiniyah akan terus berlanjut. Salah satunya dengan giat istighosah. Mulai dengan para kiai, santri pondok, dan lain sebagainya. Upaya bernuansa religi akan semakin rutin dilakukan ke depan hingga pandemi benar-benar meninggalkan muka bumi.
“Tidak ada kerja keras yang tak berbalas. Apa yang kita upayakan selama ini pasti akan membuahkan hasil nantinya,” pungkas wali kota. (Dhevit/agi/diskominfo)