MADIUN – Pandemi Covid-19 telah berlangsung di Kota Madiun hampir satu tahun. Selama itu pula, siswa-siswi melaksanakan kegiatan belajar mengajar di rumah. Sebagian besar gedung sekolah pun hampir tak difungsikan.
Untuk memastikan gedung sekolah tetap terawat, Wali Kota Madiun Maidi menginstruksikan kepala sekolah agar melaksanakan kegiatan perawatan sarana prasarana. Termasuk, memperbaiki gedung sekolah jika ada kerusakan.
“Mulai bulan depan saya akan keliling sekolah-sekolah memantau mana yang perlu perbaikan,” tutur wali kota dalam rapat koordinasi bersama Dinas Pendidikan dan kepala sekolah tingkat TK, SD, dan SMP negeri di Kota Madiun secara virtual, Selasa (23/2).
Selain perawatan gedung, wali kota juga mengimbau kepala sekolah, guru, serta karyawan sekolah lainnya untuk merawat tanaman di sekitar sekolah. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan. Serta, meningkatkan keindahan lingkungan di sekitar sekolah.
Tak hanya itu, wali kota juga mendorong warga sekolah untuk meningkatkan potensi masing-masing. Misalnya, dengan mengejar standardisasi sekolah adiwiyata yang lebih tinggi. Serta, inovasi lainnya yang mampu mendukung pengembangan sekolah ke arah yang lebih baik.
“Pandemi jangan dijadikan halangan. Apa yang bisa dibenahi segera dibenahi. Tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” imbuhnya.
Pada kesempatan itu, wali kota juga berpesan agar pihak sekolah kembali melakukan inventarisasi terhadap laptop yang telah dibagikan kepada murid tahun lalu. Jika ada kerusakan, segera dilakukan perbaikan. Sehingga, laptop dapat berfungsi lebih optimal dalam menunjang KBM siswa.
“Zoom meeting dengan siswa harus kembali diaktifkan. Tidak ada alasan bagi guru untuk tidak bisa melaksanakan zoom meeting,” tegasnya.
Lebih lanjut, wali kota juga mengimbau kepada seluruh warga sekolah, untuk senantiasa mendukung program Pemkot Madiun. Terutama, dalam pelaksanaan PPKM Berbasis Mikro Tahap II. “Kita semua harus ikut mengerem Covid-19. Tapi, produktivitas harus tetap dijaga. Tetap semangat dan berikan hasil yang terbaik untuk sekolah,” tandasnya. (WS Hendro/irs/diskominfo)