MADIUN – Peningkatan karakter dan skill anggota Pramuka kembali dilakukan. Setidaknya 100 anggota Pramuka dari tingkat Siaga hingga Penegak mengikuti Kursus Mahir tingkat Dasar (KMD) ke-54 di Kota Madiun. Wali Kota Madiun Maidi membuka acara pelatihan yang berlangsung di Bumi Perkemahan (Buper) Ngrowo Bening itu, Senin (23/11). 
 
‘’Tidak ada Pramuka yang tak baik. Seorang Pramuka sudah ditanamkan karakter-karakter yang baik seperti dalam Dasa Darma. Itu harus terus melekat. Saya ingin karakter-karakter itu dimiliki setiap generasi di kota kita,’’ kata wali kota. 
 
Karenanya, wali kota berpesan peserta serius mengikuti serangkaian pelatihan yang dijadwalkan selama satu minggu ke depan tersebut. Pelatihan, kata wali kota, jangan hanya seremonial. Namun, materi yang didapat benar-benar diimplementasikan. Baik untuk diri sendiri, lingkungan, sekolah, maupun lingkup Kota Madiun. 
 
‘’Saya tidak mau setelah selesai pelatihan maka selesai begitu saja. Harus ada manfaat nyata yang diberikan. Pelatihan jangan sekedar formalitas,’’ ungkapnya. 
 
Wali kota sengaja memfokuskan pelatihan di Buper Ngrowo Bening. Pun, tempat itu memang untuk kegiatan Kepramukaan. Penghijauan juga dilakukan. Wali kota bersama peserta menanam puluhan pohon matoa. Selain untuk keindahan, buah matoa dapat digunakan anggota Pramuka yang berkegiatan di lokasi. Karenanya, wali kota berpesan untuk menjaga tempat yang sudah bagus tersebut. 
 
‘’Pemerintah sudah berjuang luar biasa membangun tempat ini. Ini tempat luar biasa yang tidak dimiliki daerah lain. Harus dijaga,’’ tegasnya. 
 
Pelatihan juga diharap menambah SDM di Kota Madiun. Pengembangan SDM penting karena Kota Madiun tidak punya banyak sumber daya alam. Pihaknya menyebut pengembangan SDM juga menjadi salah satu program prioritas di Kota Madiun melalui Madiun Kota Pintar. 
 
‘’SDM kita harus unggul. Peningkatan SDM terus kita lakukan dengan berbagai program dan upaya,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/diskominfo)