MADIUN – Kunjungan Kerja Wali Kota Madiun yang dikemas gowes bersama kembali dilakukan, Jumat (16/10). Seperti gelaran sebelumnya, Wali Kota Maidi juga menyalurkan bantuan sembako, alat kebersihan dan kesehatan. Selain itu, wali kota juga menyalurkan bantuan kursi roda dari salah satu yayasan.
 
Kegiatan bersepeda sengaja melewati wilayah tiga kecamatan. Wali kota menyalurkan bantuan tersebut di tiap kecamatan. Setidaknya terdapat seratus lebih bantuan sembako yang diberikan kepada masyarakat. Bantuan sembako tersebut diharap dapat meringankan beban masyarakat di kala pandemi seperti sekarang ini. 
 
‘’Jangan sampai ada masyarakat yang kesulitan bahan makanan. Yang merasa butuh dan belum dapat silahkan lapor ke RT. Posko logistik di Rumah Dinas Wali Kota buka setiap hari,’’ kata wali kota. 
 
Selain itu, wali kota juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap Covid-19. Apalagi, kasus penularan masih terjadi. Artinya, potensi penularan juga masih ada. Protokol kesehatan penting untuk selalu ditingkatkan. Selain itu, peningkatan imunitas juga penting. Mulai asupan makanan bergizi, rutin berolahraga, hingga istirahat yang cukup. Wali kota juga memberikan bantuan susu, telur, sayur, dan buah kepada masyarakat sebagai asupan tambahan. Pemberian juga dilakukan di tempat olahraga. Harapannya, dapat menambah semangat masyarakat agar rajib berolahraga. 
 
‘’Covid-19 ini musuh kita bersama. Penularannya harus ditekan tetapi ekonomi juga harus jalan. Kita terus tingkatkan protokol kesehatan sambil perekonomian ini kita jalankan biarpun perlahan,’’ ungkapnya. 
 
Seperti diketahui, Pemerintah Kota Madiun juga tengah membangun sejumlah tempat sebagai peningkatan perekonomian. Tidak hanya di tengah kota. Namun, juga sampai ditiap kelurahan. Pemkot Madiun menggelontorkan anggaran Rp 261 juta untuk tiap kelurahan. Anggaran yang bersumber dari Dana Intensif Daerah (DID) itu digunakan untuk membangun lapak UMKM. Lapak ini nantinya digunakan untuk berjualan produk-produk unggulan masing-masing kelurahan tersebut. Potensi ekonomi tiap kelurahan ini akan dikoneksikan melalui jalur wisata sepeda.  
 
‘’Saat ini tengah kita persiapan tempat-tempat baru untuk peningkatan perekonomian. Kalau Covid-19 ini sudah selesai, kota kita bisa langsung tancap gas,’’ pungkasnya. (nanda/agi/diskominfo)