MADIUN – Upaya pencegahan Covid-19 di Kota Madiun bukan sekedar penerapan protokol kesehatan dan peningkatan imunitas. Namun, juga peningkatan keimanan. Berbagai kegiatan religi rutin digelar. Terbaru, Salat Maghrib dan Isya’ berjamaah di Masjid Syuhada Kelurahan Kanigoro, Kamis (15/10). Wali Kota Madiun Maidi memang mengeluarkan instruksi wali kota terkait doa bersama di tempat ibadah masing-masing agar pandemi segera berlalu. 
 
‘’Ekonomi jalan tapi Covid-19 harus ditekan. Upaya-upaya terus kita lakukan untuk menekan Covid-19 ini dan mendongkrak perekonomian,’’ kata wali kota. 
 
Penanganan Covid-19, lanjut wali kota, selalu dipantau pemerintah pusat hingga dunia. Karenanya, upaya pencegahan harus terus ditingkatkan. Wali kota menyebut upaya yang dilakukan tak akan maksimal tanpa disertai doa. Tak heran, kegiatan bernuansa religi yang dilanjutkan doa bersama semakin rutin dilaksanakan. Selain Salat Subuh berjamaah, Salat Isya’ dan pembacaan surat yasin, kegiatan ditambah Salat Maghrib berjamaah dan doa bersama kini. 
 
‘’Tatkala Covid-19 ini semakin ditekan, perlahan ekonomi kita tumbuhkan. Setiap kelurahan sudah kita tambah Rp 261 juta untuk pembangunan lapak UMKM. Lapak ini untuk berjualan produk UMKM kelurahan,’’ terangnya. 
 
Wali kota memang mengeluarkan instruksi wali kota nomor 451/2723/401.012/2020 tentang doa bersama serentak dengan protokol kesehatan. Khusus bagi yang beragama Islam, wali kota menginstruksikan untuk membaca surat Al-Fatihah 41 kali setiap malam Jumat. Doa diharap semakin memaksimalkan upaya menghadapi Covid-19. Harapannya, yang saat ini sakit segera diberikan kesembuhan, yang sehat tidak tertular, dan pandemi segera menghilang.
 
‘’Doa tidak boleh berhenti kita dipajatkan. Usaha yang kita lakukan tak akan maksimal tanpa disertai doa. Masyarakat harus turut berpartisipasi. Dengan doa kita bersama semoga Covid-19 ini segera berlalu,’’ imbuhnya.
 
Seperti diketahui, Covid-19 berdampak pada semua sektor. Masyarakat, kata wali kota, yang membutuhkan bantuan diminta segera melapor kepada RT masing-masing. Posko logistik di Rumah Dinas Wali Kota buka setiap hari. Wali kota menegaskan jangan sampai terdapat masyarakat yang kesulitan bahan makanan. Bahkan, Pemkot juga menggelontorkan Rp 30 juta setiap kelurahan untuk pembelian susu dan telur yang dibagikan kepada masyarakat. 
 
‘’Imun dan iman harus terus ditingkatkan. Imun yang baik bantu mencegah penularan. Iman yang baik semakin mendekatkan diri kepada Tuhan untuk mengharap perlindungan-Nya,’’ pungkasnya. (nanda/agi/diskominfo)