MADIUN – Skema bantuan ekonomi yang dicetuskan Walikota Madiun Maidi bagi pelaku UMKM di Kota Pendekar mulai dijalankan. Yakni, dengan membeli produk-produk UMKM untuk dibagikan bersama paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

Minggu (19/4), walikota bersama beberapa pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Madiun berkeliling Kota Madiun. Kegiatan yang dilakukan sembari bersepeda itu juga bertujuan untuk memantau produksi UMKM. Khususnya, sambel pecel.

“Untuk memberikan bantuan kepada masyarakat ini memang kami akan menggunakan produk-produk UMKM lokal. Seperti sambel pecel ini. Jadi, masyarakat yang dapat bantuan itu tidak bingung cari lauk lagi,” tutur walikota.

Menurut walikota, ada 20 ton sambel pecel yang akan dikumpulkan dari produsen sambel pecel di Kota Madiun. Dengan skema ini, diharapkan pelaku UMKM tetap bisa menjalankan aktivitas produksi dan tetap memiliki pemasukan.

Selain sambel pecel, makanan olahan lainnya yang akan digunakan antara lain abon dan telur asin. Serta, produk kuliner lainnya yang memungkinkan.

Tak hanya mengecek produksi sambel pecel, walikota juga melaksanakan patroli masker di area kota. Selain itu, membagi-bagikan masker kepada pengguna jalan lainnya. Serta, memberikan sembako bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Alhamdulillah, masyarakat Kota Madiun sudah banyak yang patuh. Kalau masih ada yang belum, itu hanya beberapa. Dengan kepatuhan ini, harapannya semua masyarakat sehat dan kita tetap bisa mempertahankan zero positif Covid-19 di Kota Madiun,” tandasnya. (WS Hendro/irs/madiuntoday)