MADIUN- Realisasi pembangunan kawasan Sumber Umis terus dikebut. Seperti yang terlihat di ruang transit Balaikota Madiun pada Selasa (18/2). Walikota Maidi memimpin rapat koordinasi bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), Bapenda, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Madiun, dan Camat hingga Lurah wilayah terkait untuk menindak lanjuti pembangunan di kawasan tersebut. 
 
Pada kesempatan itu, walikota menekankan bahwa pembangunan yang sedang dijalankan oleh pemerintah daerah harus berjalan secara optimal dan harus diketahui oleh semua masyarakat. Pasalanya, pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah daerah tujuannya untuk masyarakat. 
 
“Pemerintah itu jangan sampai keliru dan salah. Semua yang berkompeten didatangkan. Sehingga kalau membangun semua tahu jangan sampai lingkungan sekitar justru dirugikan. Maka dari itu BPN, camat, lurah, dekati masyarakat untuk bahas seperti apa pembangunan ini akan dilakukan,” jelas walikota seusai memimpin rakor. 
 
Lebih lanjut walikota menegaskan, jangan sampai masyarakat justru merasa terganggu dengan adanya pembangunan-pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah daerah. Semua harus mendukung pembangunan yang tengah dijalankan agar hasil yang didapat bisa maksimal. 
 
Walikota menyebutkan kawasan-kawasan yang akan dilakukan penataan meliputi bagian selatan balaikota, sampai ke arah Jalan Kalimantan. Kawasan Masjid ke timur dan Sumber Umis hingga Jalan Pandan. 
(ws hendro/kus/diskominfo)