MADIUN – Kebahagian Heri Susanto alias Heri Keong warga Kelurahan Tawangrejo, Kota Madiun akhirnya lengkap sudah. Bantuan pembangunan rumah dari program Corporate Social Responsobility (CSR) PT Inka telah rampung dikerjakan. Heri bersama keluarga sudah dapat menghuni rumah baru bertipe 36 di atas lahan 14×10 meter persegi tersebut. Walikota berharap ada banyak warga yang terbantu ke depan. 
 
‘’Pemkot memang memiliki program berkunjung ke rumah warga yang kurang mampu. Mereka yang memiliki rumah sangat tidak layak akan kita bantu dengan menggandeng CSR perusahaan. Salah satunya, PT Inka ini,’’ kata walikota saat seremonial penyerahan program CSR PT Inka Persero di halaman rumah baru Heri Keong, Kamis (26/12).
 
Walikota mengucapkan terima kasih atas perhatian PT Inka. Bantuan, kata dia, sangat mengena. Rumah layak huni memang dibutuhkan Heri yang sehari-hari mencari keong sawah untuk memenuhi kebutuhan istri dan empat orang anaknya tersebut. Tak heran, rumah lamanya sangat tidak layak lantaran tidak terawat. Masih berlantai tanah kendati sudah berdinding bata. Rumah juga hanya memiliki satu ruang dan satu kamar tidur. Pun, ruangan harus berbagi dengan dapur.
 
Kondisi itu sudah berubah kini. Heri dan keluarga memiliki rumah baru yang jauh lebih bagus. PT Inka menggelontorkan Rp 69 juta lebih untuk pembangunan yang dimulai akhir September lalu. Rumahnya memang dikunjungi walikota pertengahan September lalu saat program Kunjungan Kerja rangkaian Walikota Bersama Rakyat (WBR). Bahkan, walikota sempat bermalam di rumahnya. Melihat kondisi tersebut, walikota langsung menggandeng PT Inka untuk menyalurkan CSR-nya. 
 
‘’Pemerintah harus memfasilitasi. Kalau anggaran pemerintah bisanya tahun depan, ya harus mencarikan anggaran lain agar segera tertangani. Salah satunya, melalui CSR perusahaan. Ke depan saya harap semakin banyak CSR yang langsung mengena masyarakat,’’ harapnya. 
 
Direktur Keuangan dan SDM PT Inka Mardiannus Prammudya menyebut program kunjungan kerja walikota sangat efektif. Pihaknya memang memiliki program bantuan rehab rumah melalui CSR. Hadirnya program kunker walikota cukup memudahkan penyaluran agar tepat sasaran. Total pihaknya sudah menggelontorkan Rp 2 miliar hanya untuk wilayah Kota Madiun. Selain rehab rumah, pihaknya juga memberikan ruang pojok baca di dua sekolah dengan masing-masing senilai Rp 22 juta lebih. Ada juga program pengerukan sungai senilai Rp 224 juta lebih dan program mural dinding bantaran sebesar Rp 351 juta. 
 
‘’Program seperti ini tentu akan terus ada. Selain itu, program CSR juga diarahkan mendukung pendidikan dan peningkatan kualitas SDM sesuai amanat bapak Menteri BUMN,’’ ujarnya sembari menyebut pihaknya rata-rata menyalurkan CSR sebesar Rp 6 miliar dalam setahun. (ws hendro/agi/diskominfo)