MADIUN- Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) resmi mengumumkan pembukaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019. Rencananya, pendaftaran akan dimulai pada 11 November 2019 mendatang.

berikut pengumumanya, silahkan BACA

Dikutip dalam laman siaran pers Kementerian PANRB, Rekrutmen kali ini dibuka untuk 68 kementerian atau lembaga dan 462 pemerintah daerah. Pada penerimaan CPNS tahun ini, Pemerintah Kota Madiun sendiri menerima jatah 164 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dengan rincian, 67 untuk formasi guru, 50 untuk formasi tenaga kesehatan dan 47 untuk tenaga teknis.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD Kota Madiun, Haris Rahmanudin mengatakan, di awal pengajuan, pemkot mengusulkan sebanyak 216 formasi. Hal itu sesuai ketentuan PP No.11/2017 tentang manajemen PNS, dimana jumlah formasi yang diusulkan berasal dari sejumlah PNS yang memasuki batas usia pensiun.

Hanya saja yang disetujui oleh Kementerian PANRB sebanyak 164 formasi. Haris menyebut, jumlah formasi yang diterima masih kurang, sebab belum mencukupi kebutuhan PNS di Kota Madiun.

Berdasarkan jadwal yang dikeluarkan dalam rilis Badan Kepegawaian Negara (BKN), pendaftaran CPNS serentak dilaksanakan mulai 11 November 2019 melalui portal Sistem Seleksi Calon ASN (SSCASN). Masyarakat dapat mendaftar secara online melalui laman https://sscasn.bkn.go.id. Satu orang pelamar hanya boleh mendaftar di satu instansi dan satu formasi jabatan di kementerian/lembaga/pemda.

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada rekrutmen CPNS menggunakan Computer Assisted Test (CAT) yang telah terbukti menekan angka kecurangan dan percaloan. Rencananya, SKD akan dilakukan pada Februari 2020 dan dilanjutkan dengan Seleksi Kompetisi Bidang (SKB) pada Maret 2020.

Untuk selanjutnya, pengumuman terkait syarat pendaftaran dan lain-lain akan diumumkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan instansi masing-masing.

Sejumlah dokumen yang wajib disiapkan peserta yang nantinya diunggah ke portal SSCASN, antara lain scan KTP asli, foto, swafoto dengan memegang bukti pendaftaran, ijazah, transkrip nilai asli dan beberapa dokumen pendukung lain yang disyaratkan oleh instansi. Pendaftaran diperuntukkan bagi masyarakat umum.
(ws hendro/kus/madiuntoday)