MADIUN- Sebanyak 32 kontingen Jambore Daerah Jawa Timur Kwartir Cabang Kota Madiun pada Kamis (9/10), dilepas oleh Walikota Madiun Maidi untuk mengikuti Jambore yang berlangsung di Kabupaten Banyuwangi. 
 
Mereka terdiri dari penggalang pramuka pilihan yang berasal dari tiap SMPN/MTSN di Kota Madiun. Dalam sambutannya, walikota mengatakan, kegiatan jambore dijadikan sebagai sarana untuk mempersiapkan generasi emas yang berlandaskan Dasa Dharma Pramuka. 
 
“Pesan saya harus jaga nama baik Kota Madiun. Dalam berkegiatan harus optimal, semua kegiatan diikuti secara ikhlas dan insyaAllah hasil yang baik akan mengikuti,” ungkapnya. 
 
Lebih lanjut walikota mengapresiasi beragam pembinaan yang telah dilakukan oleh kontingen Kwarcab Kota Madiun. Dirinya berharap, tujuan utama dari jambore dapat terwujud. Yakni pendidikan karakter berwawasan dan kreatif.
 
“Sehingga lewat giat ini dapat tumbuh tunas bangsa yang berkualitas dan memberikan sumbangsih kepada bangsa. Serta turut meningkatkan kreativitas dan kemandirian pada generasi muda,” ucapnya. 
 
Untuk diketahui, Jambore Daerah Jawa Timur merupakan pertemuan pramuka penggalang se Jawa Timur yang dikemas dalam bentuk berkemah. Mengusung tema learning by doing, serta dikemas dalam sifat kegiatan milenial. 
 
Jambore yanh rencananya akan berlangsung selama 12 hingga 18 Oktober 2019 itu memiliki delapan kegiatan wajib yang harus diikuti. Yakni wawasan kebangsaan, seni budaya, teknologi dan keterampilan, keterampilan kepramukaan, tantangan, wirausaha, penganggulangan bencana, dan kegiatan umum. 
(WS Hendro/kus/diskominfo)