MADIUN – Pemerintah Kota Madiun memperingati Hari Ulang Tahun Palang Merah Indonesia (PMI) yang ke-74. Kegiatan tersebut berlangsung pada apel pagi di halaman Balaikota Madiun, Senin (7/10). Tak hanya jajaran pemkot dan OPD, kegiatan tersebut juga diikuti oleh pengurus PMI dan perwakilan siswa-siswi SMP, SMK/SMK, sederajat di Kota Madiun.
 
Dalam kegiatan tersebut, Walikota Madiun Maidi selaku inspektur upacara mengimbau agar PMI mempertahankan profesionalitasnya. Yakni, dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
 
Pada kesempatan itu, Walikota pun memberikan ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus dan relawan PMI. Juga, memberikan penghargaan kepada relawan yang telah melaksanakan donor darah hingga 25 kali.
 
‘’Semuanya dilakukan ikhlas tanpa pamrih. Saya berharap, mudah-mudahan ke depan semakin banyak relawan-relawan baru di PMI,’’ ujarnya.
 
Lebih lanjut, Walikota pun mengimbau kepada pejabat di lingkungan pemkot dan seluruh masyarakat untuk senantiasa meluangkan waktu demi kemanusiaan. Semakin banyak yang terbantu, maka daerah juga akan semakin maju. 
 
Tak hanya itu, Walikota juga mengajak seluruh pihak untuk turut membantu pengembangan Kota Madiun. salah satunya, menjaga keamanan dan kebersihan lingkungan. Terutama, bagi para siswa.
 
‘’Negara kita mempunyai tiga tantangan. Yaitu, narkoba, radikalisme, dan hoax. Kalau tiga hal ini dijalankan oleh generasi muda, maka kita tidak tertolong lagi,’’ tegasnya.
 
Untuk itu, Walikota juga mengimbau kepada para pelajar untuk menjauhi tiga perkara tersebut. Sehingga, tak hanya keamanan dan ketertiban saja yang terjaga. Tapi juga masa depan bangsa.
 
‘’Ini tantangan bagi kepala sekolah untuk menjadikan generasi kita sopan dan santun. Tapi dengan kerja yang ikhlas, saya yakin semua dapat teratasi,’’ tandasnya. (WS Hendro/irs/diskominfo).