NGAWI- Gelaran Ngawi Batik Fashion kembali digelar     4-5 Oktober 2019. Event tahunan yang diselenggarakan dalam rangka mempresentasikan karya-karya designer independen dengan menggunakan bahan dasar batik asli Kabupaten Ngawi itu berlangsung meriah. 
 
Walikota Madiun Maidi saat menghadiri acara mengatakan, event yang diselenggarakan berlangsung bagus. Lebih lanjut dirinya mengatakan, daerah tingkat II mampu menggelar acara sedemikian rupa sangat luar biasa. 
 
“Cukup bagus sekelas daerah tingkat II bisa menampilkan pagelaran setingkat event nasional bahkan sampai tamu internasional hadir,” ungkapnya. 
 
Namun, walikota menambahkan, pagelaran tersebut akan lebih optimal jika ditampilkan di provinsi. Seperti di Surabaya, Semarang, Bandung, dan Yogyakarta, karena audiens lebih banyak dan tujuan dari acara dapat tersampaikan ke khalayak luas. 
 
“Hebat, tapi lingkup pameran baiknya lebih ditingkatkan. Bukan alergi melihat yang baik, namun kita harus belajar untuk mengikuti yang baik-baik itu supaya menjadi lebih baik lagi,” ujarnya. 
 
Untuk event serupa di Kota Madiun, Walikota mengatakan tak menutup kemungkinan akan diadakan kegiatan serupa. Namun dirinya memberi syarat, kegiatan serupa bisa terlaksana jika pagelaran yang disuguhkan tidak asal-asalan dan harus maksimal. 
 
“Kalau event asal-asalan tidak usah. Kota harus tampil prima. Jika ingin mengadakan acara, kota harus menyuguhkan sesuatu secara maksimal,” tegasnya. 
 
Dalam acara yang berlangsung di Alun-alun Ngawi itu, turut hadir Putri Indonesia 2018 Sonia Fergina Citra yang membawakan karya dari desainer Robin Karebet berupa Batik Karunia dan Putri Indonesia Pariwisata 2018 Wilda Situngkir yang memperagakan Batik Seyuan. 
(ws hendro/kus/diskominfo)