MADIUN – Event olahraga semakin banyak dan beragam di Kota Madiun. Setelah kompetisi sepak bola U-11 beberapa waktu lalu, kini berganti pecinta olahraga futsal. Turnamen futsal bertajuk Walikota Cup berlangsung di Gor Wilis mulai hari ini. Pembukaan dilakukan Walikota Madiun Maidi, Sabtu (14/9).

Kompetisi diikuti 32 club dari berbagai daerah. Di antaranya, Surabaya, Nganjuk dan daerah di eks-karisidenan Madiun. Kompetisi berlangsung dua hari dengan sistem gugur.

Walikota Maidi menyebut event diharap menjadi wadah minat dan bakat penghobi futsal. Selain itu, tentu menjadi sarana peningkatan kemampuan diri. Walikota menyebut dengan berkompetisi paling tidak apa yang sudah dilatih selama ini bisa ditunjukkan. Kompetisi juga bisa digunakan untuk evaluasi kemampuan diri dan mengukur kemampuan lawan. Hal itu penting agar ada peningkatan ke depan.

“Ini luar biasa. Anak-anak punya minat dab bakat kemudian difasilitasi melalui kompetisi. Harapannya, prestasi yang dimiliki bisa terlihat,” kata walikota.

Walikota juga berharap kompetisi dapat semakin mengakrabkan dan mengeratkan antar pemuda tersebut. Ini penting agar semakin terpupuk rasa kebersamaan. Namun hal itu tentu tidak akan terwujud tanpa sportivitas. Tak heran, walikota berharap semua peserta dan ofisial profesional dan selalu menjunjung tinggi sportivitas.

“Nah, dengan cara-cara seperti inilah atlet-atlet kita bisa maju dan mampu berkompetisi di level lebih tinggi,” terangnya.

Walikota menyebut akan banyak kompetisi dibidang olahraga ke depan. Beragam kompetisi bakal digelar. Setingkat provinsi. Namun, tentu atlet tuan rumah harus mempersiapkan diri. Salah satunya, melalui event-event seperti yang saat ini berlangsung.

“Sebagai tuan rumah tentu harus lebih siap. Harus mampu bersaing. Kegiatan seperti ini untuk mengukur kemampuan atlet kita,” pungkasnya. (ws hendro/agi/diskominfo)