MADIUN – Gelaran Walikota Bersama Rakyat (WBR) terbukti menjadi sarana menyerap aspirasi masyarakat yang tepat. Seperti yang terlihat di Kelurahan Tawangrejo, Jumat (13/9) malam. Beragam aspirasi mengemuka. Mulai soal penanganan banjir hingga pengembangan budidaya ikan lele yang dikelola masyarakat. Masyarakat tampak antusias lantaran aspirasinya langsung ditanggapi orang nomor satu di Kota Madiun tersebut.

Walikota menyebut masalah banjir sudah dan terus ditangani pemerintah. Pembangunan saluran dan peninggian tanggul dilakukan. Bahkan, walikota juga berkoordinasi dengan Bupati Madiun terkait itu. Sebab, sungai yang melintas tersambung dengan wilayah Kabupaten Madiun. Harapannya, juga ada penanganan agar aliran lancar.

Walikota bersama masyarakat juga melaksanakan kerja bakti pembersihan saluran dan sungai. Hal itu dirasa penting mengingat musim penghujan sebentar lagi. Saluran yang baik bakal kurang optimal jika banyak sampah yang menghambat.

“Masyarakat yang mau dan mampu menjaga kebersihan sungai akan diberi gaji pemerintah. Urusan seperi ini memang harus melibatkan masyarakat sekitar,” kata walikota.

Walikota juga mengajak masyarakat untuk turut mengawasi jalannya pembangunan. Hal itu diharap semakin menyempurnakan pembangunan yang sedang berjalan. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk peduli. Mulai tidak membuang sampah sembarangan hingga turut memperbaiki jika terdapat kerusakkan-kerusakkan kecil agar tidak cepat meluas. Sedang terkait budidaya lele, walikota langsung menginstruksikan dinas terkait untuk menindaklanjuti. Mulai pendampingan hingga bantuan benih maupun pakan.

“Saat ini juga sedang kita kaji untuk pemindahan pasar hewan. Apakah disini atau di Kelun. Prinsipnya, akan kita buat ramai agar perputaran ekonomi meningkat,” jelasnya.

Dalam kegiatan juga diserahkan berbagai bantuan. Di antaranya, alat rekreasional untuk PAUD, bantuan pemberian makanan tambahan untuk ibu hamil, bantuan sembako, bantuan alat sekolah, hingga bantuan perlengkapan makan sebanyak 15 paket.

Kegiatan ditutup dengan pentas seni komunitas pelestari lagu-lagu Koes Plus dari masyarakat sekitar. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Tawangrejo itu juga berlangsung menarik. Walikota Maidi menyempatkan untuk menyanyikan dua buah lagu. Yakni, Kembali Jakarta dan Kapan-kapan. Dua lagu tersbeut sekaligus menjadi penutup gelaran pentas seni. (ws hendro/agi/diskominfo)