MADIUN – Guna meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai investasi, Pemkot Madiun menggelar sosialisasi ketentuan di bidang lembaga keuangan. Bertempat di Bima Ballroom Aston Hotel Madiun, kegiatan yang diinisiasi oleh Bagian Administrasi Perekonomian dan Sosial Kota Madiun itu menghadirkan perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BI Cabang Kediri, Pegadaian, dan Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai narasumber.

Kegiatan bertajuk Sinergi OJK Bersama Pemkot Madiun Cermat Dalam Pengelolaan Keuangan dan Memilih Investasi di Lembaga Jasa Keuangan Sektor Pasar Modal dan Pegadaian itu berlangsung pada Selasa (10/9).

Mengusung tema “Uang Aman Hidup Nyaman”, sosialisasi yang dihadiri undangan dari berbagai sektor itu bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya memilih investasi yang aman. Selain itu, juga mengedukasi peserta agar tidak terjerat investasi bodong atau ilegal.

Dalam kesempatan itu, Walikota Madiun Maidi mengimbau kepada masyarakat yang ingin berinvestasi agar berhati-hati. Karena itu, harus cermat sebelum memutuskan untuk melakukan investasi. “Investasi yang aman itu konkret, jelas, dan masuk akal,” ujarnya.

Walikota pun mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak mudah terbujuk iming-iming untung besar. Apalagi, jika lembaga keuangan tersebut belum terdaftar dalam OJK.

Walikota juga menambahkan, nilai investasi di Kota Madiun terus mengalami peningkatan setiap tahun. Harapannya, hal ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Madiun. Sehingga, nilai lebih yang dimiliki Kota Madiun ini tidak hanya dinikmati oleh investor dari luar kota saja. “Jangan jadi penonton di kota sendiri,” tegasnya. (WS Hendro/irs/diskominfo)