MADIUN – Pada musim kemarau, tak jarang peristiwa kebakaran terjadi. Satpol PP Kota Madiun mencatat, kebakaran terbesar terjadi di bulan Agustus. Rata-rata, penyebabnya adalah kelalaian manusia.

Untuk menghindari hal tersebut terjadi kembali, Pemkot Madiun melalui Satpol PP Kota Madiun pun menyelenggarakan sosialisasi cara penanggulangan kebakaran. Salah satunya seperti tampak di Gedung Pertemuan Kantor Kelurahan Pilangbango, Rabu (4/9).

Kegiatan yang diikuti oleh petugas keamanan dari perusahaan di wilayah kota ini dibuka langsung oleh Walikota Madiun Maidi. ‘’Pembinaan seperti ini penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya kebakaran,’’ tuturnya.

Walikota pun mengimbau agar sosialisasi dilaksanakan terus menerus dengan menghadirkan peserta yang berbeda-beda. Sehingga, pemahaman tentang kebakaran dapat dipahami seluruh lapisan masyarakat. ‘’Kalau ada kejadian, mereka sudah tahu harus berbuat apa,’’ imbuhnya.

Lebih lanjut, Walikota juga mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Terutama, putung rokok yang baru saja dipakai. Selain itu, tidak membakar sampah di lahan pekarangan. Karena bisa menyebabkan api menjalar dan semakin lebar. Juga, tidak meletakkan korek api di dekat anak-anak.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Madiun Sunardi Nurcahyono mengungkapkan bahwa sosialisasi ini diberikan kepada para satpam. Tujuannya, untuk menambah wawasan. Sehingga, dapat menjaga keamanan kantornya. Khususnya, dari bahaya kebakaran.

Tak hanya materi, kegiatan sosialisasi juga diisi dengan praktek di Lapangan Pilangbango. Para peserta mendapatkan arahan petugas pemadam kebakaran dari Satpol PP. Mereka juga diajak untuk memadamkan api dengan berbagai cara. (Luki/irs/diskominfo)